Keinginan Menko Darmin tingkatkan nilai tambah industri Tanah Air
Darmin berencana memberi insentif industri dalam negeri.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution mengadakan rapat koordinasi guna membahas hilirisasi industri di kantornya. Dalam rapat ini, hadir pula Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro dan Menteri Perindustrian Saleh Husin.
Ditemui usai rapat, Darmin mengatakan ingin meningkatkan nilai tambah industri Tanah Air. Saat ini sudah ada 10 industri yang diprioritas dan masih akan terus dibahas satu persatu.
"Kita ingin dispesifikasikan, menjadi lebih dikerucutkan, misalkan di bidang logam, logam mana saja yang akan didahulukan. Ada juga di bidang agro, agro yang mana saja yang akan didahulukan, terus di bidang petrokimia, bidang yang mana yang akan didahulukan. Ini yang akan ditindaklanjuti oleh teman-teman di Eselon," kata Darmin.
Selanjutnya, Darmin juga berencana untuk memberikan insentif supaya pembangunan industri menyebar ke berbagai daerah.
"Misalnya di kawasan Timur Indonesia, tentu harus diberikan insentif lebih besar kepada para investor agar lebih tertarik untuk masuk ke sana. Sehingga industri pun bisa lebih tumbuh, tidak hanya di Pulau Jawa saja, tapi mampu menyebar ke berbagai daerah," sambung Darmin.
Darmin sedikit memberi bocoran jenis insentif yang akan diberikan salah satunya adalah tax holiday. Meski demikian, belum ada kepastian kapan pemberian insentif tersebut karena hasil rapat hari ini masih harus ditindaklanjuti.
Laporan: Linda Juliawanti
Baca juga:
Ini tujuan dibentuknya pokja pengawas paket kebijakan
Menko Darmin sebut pagu anggaran 2017 lebih rendah 2,5 persen
Anggaran Kemenko Perekonomian dipangkas Rp 42,4 M dalam RAPBNP 2016
Menko Darmin: Investasi migas merosot 2 tahun karena kebijakan kita
Menko Darmin: 96 persen aturan dalam paket kebijakan sudah berjalan
Jokowi ingin harga bawang Rp 25.000/Kg, pemerintah impor 2.500 ton
Usai dikunjungi Jokowi, Rusia bakal bangun kereta api di Kalimantan