LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Kebutuhan Tenaga Kerja Diyakini Tak Berkurang Karena Kehadiran Robot

Country Manager JobStreet.com, Faridah Lim, mengatakan perkembangan teknologi robotik dalam dunia industri belum memberikan dampak signifikan terhadap tergerusnya tenaga kerja manusia. Namun, hal tersebut tetap bukan tanpa tantangan.

2018-12-13 13:37:29
Tenaga Kerja
Advertisement

Country Manager JobStreet.com, Faridah Lim, mengatakan perkembangan teknologi robotik dalam dunia industri belum memberikan dampak signifikan terhadap tergerusnya tenaga kerja manusia. Namun, hal tersebut tetap bukan tanpa tantangan.

"Teknologi robotik kalau saya lihat belum secara signifikan memberi impact. Sisi perusahaan apa akan mengurangi (tenaga kerja manusia). Tidak akan secara signifikan pengurangan tenaga kerja. Tetap butuh orang untuk mengoperasikan," kata dia, di Jakarta, Kamis (13/12).

Dia mengatakan perkembangan teknologi akibat merambahnya era digital justru menciptakan lebih banyak posisi dan lowongan pekerjaan. "Dengan teknologi ini, bidang spesialisasi itu semakin banyak posisi makin aneh-aneh itu efek dari perkembangan teknologi itu. Lowongan semakin banyak dan semakin variatif," jelas dia.

Advertisement

Perkembangan teknologi yang diiringi makin spesifiknya posisi yang dibutuhkan dunia kerja mengharuskan pencari kerja untuk terus meningkatkan kemampuannya agar bisa bersaing dengan yang lain.

"Terjadi pergeseran tren. Misalnya posisi marketing, dari dulu dia hanya bikin event, sekarang promosi digital bukan lagi lewat brosur. Pergeseran skill," ungkap Faridah.

"Pencari tenaga kerja harus semakin kompetitif. Harus semakin mampu meningkatkan skillnya. Banyak yang tidak upgrade diri, wah kerja di sini enak, di situ enak. Perusahaan dengan nama-nama besar menjadi daya tarik, tapi juga mencari orang yang memenuhi (kriteria perusahaan)," tandas dia.

Advertisement

Baca juga:
Menko Darmin: Tenaga Kerja Indonesia 58 Persen Pendidikannya Hanya SMP
Menteri Sri Mulyani Ingatkan Profesi Akuntan Berpotensi Tergantikan Oleh Robot
ISEI: Perekonomian Indonesia 2018 Sudah On The Track
Asosiasi Jasa Pengamanan Khawatir Satpam Asing Mulai Banjiri Indonesia
Kilang Balikpapan Mulai Pembangunan Fisik, Serap 14.000 Tenaga Kerja
Menaker Hanif: Paradigma Perlindungan Tenaga Kerja harus Diubah di Era Industri 4.0
KEK Bintan Diyakini Mampu Serap Investasi Rp 36,25 T dan Pekerja 23.200 orang

(mdk/bim)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.