KAI Prediksi Kenaikan 20 Persen Penumpang KAI Lebaran Malang Raya Tahun 2026
PT KAI Daop 8 Surabaya memprediksi lonjakan 20 persen Penumpang KAI Lebaran Malang Raya pada arus mudik 2026. Persiapan matang dilakukan untuk memastikan kelancaran perjalanan dan keamanan penumpang.
PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya memperkirakan adanya peningkatan signifikan volume penumpang harian di wilayah Malang Raya, Jawa Timur, selama periode arus mudik Lebaran 2026. Kenaikan ini diprediksi mencapai 20 persen dibandingkan hari normal. Peningkatan jumlah Penumpang KAI Lebaran Malang Raya ini menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat untuk pulang kampung menggunakan transportasi kereta api.
Manajer Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, menyatakan bahwa rata-rata volume penumpang harian selama mudik diperkirakan mencapai 7.400 orang per hari. Angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan masa normal yang berkisar 6.100 orang per hari. Peningkatan ini menjadi fokus utama KAI Daop 8 dalam mempersiapkan layanan terbaik bagi para pemudik.
Puncak arus mudik Lebaran 2026 di Malang Raya diperkirakan akan terjadi pada tanggal 17 hingga 19 Maret 2026. Untuk mengantisipasi lonjakan Penumpang KAI Lebaran Malang Raya, KAI telah melakukan berbagai persiapan operasional dan peningkatan fasilitas. Hal ini bertujuan untuk memastikan kelancaran dan kenyamanan perjalanan seluruh penumpang selama periode sibuk tersebut.
Lonjakan Penumpang dan Stasiun Prioritas di Malang Raya
Data terbaru menunjukkan bahwa jumlah pemesanan tiket angkutan Lebaran 2026 untuk keberangkatan dari Stasiun Malang telah mencapai 52.850 tiket. Angka ini menjadikan Stasiun Malang sebagai titik pemberangkatan dengan trafik penumpang tertinggi di antara stasiun-stasiun lain di wilayah Malang Raya. Stasiun-stasiun penting lainnya di Malang Raya meliputi Stasiun Malang Kota Lama di Kota Malang, serta Stasiun Kepanjen, Stasiun Lawang, dan Stasiun Sumberpucung di Kabupaten Malang.
Secara akumulatif, pemesanan tiket angkutan Lebaran 2026 di seluruh wilayah Malang Raya telah mencapai 63.311 tiket per hari ini. Jumlah ini setara dengan 46,5 persen dari total kuota tempat duduk yang disediakan, yakni sebanyak 136.045 kursi. Tiket-tiket ini tersedia untuk jadwal keberangkatan mulai 11 Maret hingga 1 April 2026, memberikan fleksibilitas bagi para pemudik.
KAI Daop 8 Surabaya mengoperasikan 13 perjalanan kereta api setiap harinya untuk melayani Penumpang KAI Lebaran Malang Raya. Jumlah ini terdiri dari 11 kereta api reguler dan dua kereta api tambahan yang disiapkan khusus untuk menghadapi masa angkutan Lebaran. Pada hari ini saja, tercatat 7.153 penumpang telah memanfaatkan layanan kereta api di stasiun-stasiun Malang Raya, dengan rincian 4.721 penumpang berangkat dan 2.432 penumpang tiba.
Antisipasi Keamanan dan Keselamatan Perjalanan Kereta Api
Selain fokus pada peningkatan kapasitas angkutan, PT KAI Daop 8 Surabaya juga memberikan perhatian serius pada aspek keamanan dan keselamatan perjalanan. Peningkatan pemantauan dilakukan secara intensif di jalur-jalur daerah perhatian khusus (dapsus) pada lintas Malang hingga Wlingi. KAI menempatkan personel siaga di titik-titik rawan serta menyiapkan peralatan pendukung yang memadai untuk penanganan cepat.
Terdapat tiga titik utama yang menjadi fokus pemantauan KAI Daop 8 Surabaya karena potensi kerawanan bencana. Titik-titik tersebut adalah Km 49+000 hingga Km 49+200 pada petak jalan Blimbing-Malang yang berpotensi rawan banjir. Kemudian, Km 70+500 hingga Km 72+300 pada petak jalan Kepanjen-Ngebrug yang rawan longsor, serta Km 87+400 hingga Km 87+900 pada petak jalan Pohgajih-Kesamben yang juga memiliki potensi longsor.
Upaya ini merupakan bagian dari komitmen KAI untuk memastikan bahwa setiap perjalanan kereta api selama arus mudik Lebaran 2026 berlangsung aman, nyaman, dan lancar. Dengan persiapan yang matang, KAI berharap dapat melayani seluruh Penumpang KAI Lebaran Malang Raya dengan optimal. Langkah-langkah preventif ini diharapkan dapat meminimalisir risiko gangguan perjalanan akibat faktor alam.
Sumber: AntaraNews