LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG
  2. EKONOMI

Kabupaten Lebak Perkuat Ketahanan Pangan Nasional, Catat Surplus Beras 240 Ribu Ton

Kabupaten Lebak membuktikan diri sebagai lumbung pangan nasional dengan produksi beras melimpah, mencatat surplus beras 240 ribu ton yang siap penuhi kebutuhan Jabotabek.

Minggu, 21 Jun 2026 15:01:29
kementerian pertanian
Kabupaten Lebak membuktikan diri sebagai lumbung pangan nasional dengan produksi beras melimpah, mencatat surplus beras 240 ribu ton yang siap penuhi kebutuhan Jabotabek. (AntaraNews)
Advertisement

Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, terus mengukuhkan posisinya sebagai salah satu daerah penyangga pangan nasional. Produksi beras di wilayah ini tidak hanya mencukupi kebutuhan masyarakat setempat, tetapi juga memasok berbagai daerah di kawasan Jakarta, Bogor, Tangerang, dan Bekasi (Jabotabek).

Dinas Pertanian Kabupaten Lebak menyatakan bahwa petani lokal berhasil mendukung produksi beras nasional melalui implementasi pola tanam dua kali dalam setahun. Upaya ini menjadi kunci keberlanjutan pasokan pangan dari Lebak ke berbagai wilayah.

Pemerintah Kabupaten Lebak memberikan apresiasi tinggi terhadap kerja keras para petani. Dedikasi tersebut telah menempatkan Lebak dalam kategori lumbung pangan di Provinsi Banten, dengan kontribusi signifikan terhadap pemenuhan kebutuhan pangan nasional.

Peran Strategis Lebak dalam Ketahanan Pangan Nasional

Kabupaten Lebak telah lama dikenal sebagai salah satu sentra produksi pangan utama di Indonesia, khususnya untuk komoditas beras. Kemampuan daerah ini untuk panen dua kali setahun menjadi faktor krusial dalam menjaga stabilitas pasokan beras, terutama bagi wilayah urban padat penduduk seperti Jabotabek.

Advertisement

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lebak, Rahmat Yuniar, menekankan pentingnya percepatan tanam setelah musim panen. "Kita minta petani jika musim panen maka kembali melakukan percepatan tanam guna keberlanjutan produksi pangan," katanya di Lebak, Minggu.

Kontribusi petani Lebak yang konsisten ini mendapatkan pengakuan dari pemerintah daerah. Produksi beras dari Kabupaten Lebak tidak hanya memenuhi kebutuhan internal, tetapi juga secara rutin didistribusikan ke berbagai daerah di luar wilayahnya, menegaskan perannya sebagai lumbung pangan.

Advertisement

Data Produksi dan Surplus Beras yang Mengesankan

Petani di Kabupaten Lebak mengelola lahan sawah dengan luas tambah tanam (LTT) mencapai 100 ribu hektare per tahun. Mereka secara konsisten menerapkan indeks pertanaman (IP) dua kali tanam dalam setahun, memaksimalkan potensi lahan yang ada.

Berdasarkan laporan dari Kementerian Pertanian, Kabupaten Lebak bersama Kabupaten Serang termasuk dalam 10 kabupaten pemasok beras nasional untuk kebutuhan masyarakat Jabotabek. Rahmat Yuniar menambahkan, "Kami mendorong produksi pangan di Lebak terus meningkat dan terbukti pada 2025 sebanyak 725.813 ton gabah kering pungut (GKP) dan jika dikonversikan beras mencapai 380.000 ton".

Dengan jumlah penduduk sekitar 1,4 juta jiwa, kebutuhan konsumsi beras masyarakat Kabupaten Lebak diperkirakan mencapai 140 ribu ton per tahun. Oleh karena itu, total produksi beras sebesar 380 ribu ton menghasilkan surplus sekitar 240 ribu ton. Surplus beras Lebak ini secara signifikan berkontribusi terhadap pemenuhan kebutuhan pangan nasional.

Potensi Ekonomi dan Wilayah Unggulan Produksi Padi

Sektor padi sawah masih menjadi tulang punggung perekonomian petani di Lebak, bahkan lebih dominan dibandingkan komoditas hortikultura maupun palawija. Hal ini menunjukkan bahwa budidaya padi memiliki daya tarik ekonomi yang kuat bagi masyarakat setempat.

Produksi beras terbesar di Kabupaten Lebak terkonsentrasi di wilayah selatan, meliputi kecamatan-kecamatan seperti Malingping, Wanasalam, Banjarsari, dan Bayah. Wilayah-wilayah ini menjadi motor penggerak utama dalam pencapaian surplus beras Lebak.

Secara ekonomi, usaha tani padi sawah juga dinilai sangat menjanjikan bagi petani. Nilai investasi untuk usaha pertanian padi sawah mencapai sekitar Rp10 juta per hektare, dengan rata-rata produktivitas gabah pungut sebesar lima ton per hektare. "Bila harga gabah pungut itu Rp6.500/kg dengan produktivitas 5 ton, sehingga bisa menghasilkan pendapatan Rp32.500.000/hektare," jelas Rahmat.

Ketua Gabungan Kelompok Tani Sukabungah Kabupaten Lebak, Ruhiana, mengonfirmasi bahwa usaha pertanian padi masih memberikan keuntungan yang baik. Hasil panen dapat diserap oleh Bulog dengan harga gabah pungut Rp6.500 per kilogram. Ruhiana menambahkan, "Kami menjual empat ton gabah kering dengan harga Rp6.500 per kg bisa menghasilkan pendapatan ekonomi Rp26 juta, sedangkan satu ton untuk cadangan pangan keluarga".

Advertisement

Sumber: AntaraNews

Berita Terbaru
  • Rayakan HUT ke-499 Jakarta, Pemprov DKI Beri Akses Gratis Masuk Tempat Wisata Jakarta dan Transportasi Publik
  • BPS Sasar Pelaku Ekonomi Digital dalam Sensus Ekonomi 2026, Ini Detailnya
  • Diversifikasi Ekonomi Kutim Hasilkan Fermentasi Kakao Bermutu Tinggi, Siap Tembus Pasar Nasional
  • Wali Kota Magelang Dukung Samapta Swim Competition V, Targetkan Lahirnya Atlet Renang Berprestasi
  • Menteri Kebudayaan Dorong Reaktualisasi Ekonomi Kerakyatan Bung Hatta
  • dinas pertanian lebak
  • ekonomi pertanian
  • jabotabek
  • kementerian pertanian
  • ketahanan pangan nasional
  • konten ai
  • merdekaantara
  • pangan banten
  • petani lebak
  • produksi padi
  • surplus beras lebak
Artikel ini ditulis oleh
Editor Redaksi Merdeka
R
Reporter Redaksi Merdeka
Disclaimer

Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

Advertisement
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.