Jones Lang LaSalle meyakini bisnis properti 2014 tetap tumbuh
Meskipun, pada triwulan I-2014, aktivitas di pasar properti melambat.
Konsultan properti Jones Lang LaSalle menilai pelaku industri tetap optimistis bisnis properti berpotensi untuk tumbuh tahun ini. Meskipun, pada triwulan I-2014, aktivitas di pasar properti melambat.
Optimisme ini merujuk pada pertumbuhan ekonomi Indonesia yang diperkirakan membaik pasca-pemilu. Hingga akhir tahun, ekonomi Indonesia diprediksi tumbuh di tas 6 persen atau lebih tinggi ketimbang proyeksi pertumbuhan ekonomi kebanyakan negara Asia.
"Ini akan mendorong gairah pasar properti Indonesia," kata Country Head Jones Lang LaSalle Indonesia Todd Lauchlan, di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (23/4).
Dia melanjutkan, pertumbuhan investasi di sektor properti berpotensi memicu siklus baru gelombang pasar. Ini seiring meningkatnya daya beli dan populasi kelas menengah Indonesia.
"Pandangan inilah yang membuat pelaku pasar tetap optimistis, tercermin dari maraknya rencana pengembang yang bersiap meluncurkan proyek-proyek baru."
Baca juga:
Rupiah melemah, pembukaan toko baru di mal melambat
Penjualan kondominium triwulan awal 2014 melonjak 50 persen
Pemilu buat industri properti nasional lesu
BTN diakuisisi Bank Mandiri, kredit rumah subsidi terancam sirna
Banjir besar mulai ancam warga selatan Jakarta