Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Banjir besar mulai ancam warga selatan Jakarta

Banjir besar mulai ancam warga selatan Jakarta banjir. Merdeka.com/Arie Basuki

Merdeka.com - Ketua Bappeda Provinsi DKI Jakarta, Andi Baso M, mengingatkan tingginya pertumbuhan properti di kawasan selatan Jakarta membuat wilayah tersebut berpotensi mengalami penurunan permukaan tanah. Penurunan permukaan tanah telah terjadi di utara dan barat Jakarta di mana tiap tahunnya turun sekitar 7 cm.

"Selatan itu saat ini memang relatif aman tidak terjadi penurunan tanah tapi karena di kawasan itu banyak perumahan dan jarang penghijauan jadinya akan berpotensial mengalami penurunan tanah," ujarnya di Universitas Tarumanegara, Jakarta, Sabtu (19/4).

Saat ini, diakuinya, daerah selatan Jakarta menjadi incaran masyarakat untuk membangun properti. Maka tak heran jika harga tanah di daerah tersebut melambung tinggi.

"Tanah di selatan itu mahal sekali sekarang," jelas dia.

Namun, sekali lagi dia mengingatkan, penurunan permukaan tanah ini sangat mempengaruhi tata kota terutama sistem drainase dan bakal menyebabkan banjir. Pasalnya, pesatnya pembangunan properti menyebabkan penggunaan air tanah secara besar-besaran. Hal ini sudah banyak terjadi di kawasan Jakarta Utara.

"Semua sisi Jakarta mengalami penurunan tanah terutama pertengahan Jakarta Utara sementara untuk Jakarta Pusat mulai Semanggi," ungkapnya.

Menurut Andi, persoalan ini akan tetap berlanjut dan susah diatasi. "Tanah turun tidak bisa kami kontrol," tutup dia. (mdk/bim)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP