LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Jonan minta Jokowi beri perlakuan khusus kereta Bandara Halim-Soetta

Jonan ingin PT KAI ikut dalam proyek pembangunan kereta.

2015-04-15 10:44:01
Bandara Halim
Advertisement

Menteri Perhubungan Ignasius Jonan berharap Presiden Joko Widodo memberikan perlakuan khusus dalam pembangunan kereta dari Bandara Halim Perdanakusuma ke Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng.

Salah satu perlakuan khusus tersebut adalah dengan tidak menutup kemungkinan untuk menjalin kerja sama dengan PT Kereta Api Indonesia dalam membangun kereta yang menghubungkan bandara ini.

Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api Kementerian Perhubungan Hanggoro Budi Wiryawan mengatakan Jonan sebagai petinggi di kementerian perhubungan telah mengusulkan perubahan Peraturan Presiden (Perpres) baru ini kepada Jokowi.

Advertisement

"Perpres yang lama itu sifatnya 'general' (umum), Pak Menteri untuk KA bandara ini ingin ada 'special treatment' (perlakukan khusus)," ucap Hanggoro seperti dilansir dari Antara, Jakarta, Rabu (15/4).

Hanggoro mengatakan saat ini tengah direvisi Perpres 38 Tahun 2015 sebagai payung regulasi proyek tersebut yang mengganti peraturan lama, yakni Perpres 67 Tahun 2005. "Salah satunya contohnya nanti ada kemungkinan kerja sama dengan PT KAI sebagai 'strategic partner' (mitra strategis) dalam pembangunan kereta ini," katanya.

Saat ini, proyek tersebut masih dibahas di tingkat Ditjen Perkeretaapian Kemenhub, Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, serta Kementerian Keuangan. Hanggoro mengatakan target Perpres selesai dalam jangka waktu tiga bulan mendatang, nantinya setelah disahkan oleh Presiden Joko Widodo, akan diserahkan untuk disahkan di Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia.

Advertisement

"Kita sedang dalam proses menyelesaikan amdal (analisis dampak lingkungan) dan sekarang menyelesaikan dokumen buku transaksinya dengan PT Sarana Multi Infrastruktur," katanya.

Dia mengatakan saat ini tengah dimulai lagi studi kelayakan yang dilakukan oleh PT SMI sejak 2014, sementara menunggu Perpres yang khusus untuk proyek tersebut.

Baca juga:
Hiruk pikuk karena BBM, pemerintah seharusnya turun tangan
Jonan tolak keinginan Pelindo II kelola 35 pelabuhan perintis
Menteri Jonan pastikan kenaikan harga BBM tak diikuti tarif angkutan
Entengnya jawaban pemerintah saat rakyat protes harga BBM naik turun
Harga BBM makin mahal, Jonan larang tarif angkutan umum ikutan naik
Menteri Jonan sebut TNI dan AP I 'sudah damai' soal Bandara Juanda

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.