Menteri Jonan sebut TNI dan AP I 'sudah damai' soal Bandara Juanda
Merdeka.com - Pemerintah mengklaim telah menyelesaikan persoalan kesalahpahaman antara TNI dan Angkasa Pura I terkait pengelolaan Bandara Juanda, Surabaya.
Hal itu diungkapkan Menteri Perhubungan Ignatius Jonan usai menggelar rapat bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla, Rabu (25/3).
"Itu juga ada kesepakatan untuk teruskan kerja sama antara TNI AL dan AP I untuk masalah-masalah atau pengembangan, peningkatan pelayanan di bandara Surabaya," ujarnya di Kantor Wapres.
Namun Jonan tidak menjelaskan soal blokir bandara Juanda yang sempat dilakukan TNI beberapa waktu lalu.
"Gini, pemahamannya tadi keputusan bapak wapres, itu mengikuti kesepakatan bersama antara TNI dan AP. Sudah selesai, perjanjiannya nanti coba tanyakan ke AP," katanya.
Sementara itu, Direktur Utama AP I Tommy Soetomo menjelaskan, persoalan pemblokiran Bandara Juanda hanya perbedaan pendapat saja.
"Bandara Juanda kita bersyukur hanya terjadi perbedaan pendapat. Jadi kita punya perjanjian dengan TNI AL dan para pihak berjanji untuk segera menyelesaikan kewajiban masing-masing. tapi yang penting kepentingan umum harus bisa terbuka tidak terganggu oleh hal-hal seperti itu," papar Tommy.
Sebelumnya, pada 12 Maret 2015, akses Terminal I ke Terminal II Bandara Juanda, Surabaya disebut-sebut diblokir Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Laut (AL) selaku pemilik sah Bandara Juanda. Namun, saat itu tidak jelas alasan pemblokiran.
(mdk/noe)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya