LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Jokowi minta bos Bulog dan Mentan stabilkan harga pangan

Pangan yang dimaksud Jokowi adalah beras, bawang merah, cabai merah, daging sapi dan bawang putih.

2016-05-10 20:13:59
Presiden Jokowi
Advertisement

Presiden Joko Widodo secara diam-diam memanggil Direktur Utama Perum Bulog Djarot Kusumayakti dan Menteri Pertanian Amran Sulaiman ke Istana Kepresidenan, hari ini. Jokowi meminta kedua lembaga tersebut mampu menstabilkan harga pangan strategis, seperti beras, bawang merah, bawang putih, daging sapi, dan cabai.

"Jadi tadi diminta stabilkan harga. Pertama beras, bawang merah, daging, bawang putih dan cabai," ujar Djarot di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (10/5).

Djarot menjelaskan cara untuk mestabilkan harga beras yaitu dengan menyediakan stok beras yang cukup. Djarot mengklaim stok beras saat ini ada sekitar 2 juta ton. Sehingga, dia menjamin stok beras yang ada didistribusikan ke titik-titik distribusi lancar tanpa terkendala apapun.

Advertisement

"Sehingga sewaktu-waktu harus mengintervensi, dia (beras) sudah tersebar," kata dia.

Untuk daging sapi, Djarot menjelaskan Presiden Jokowi ingin Perum Bulog mempercepat pemasukan daging impor dari PT Berdikari (Persero) yang sebesar 10.000 ton. Untuk bawang merah, Djarot mengaku belakangan ini pihaknya telah secara langsung mengecek stok di lapangan yang sekaligus mengecek mekanisme pasarnya.

"Jadi kami terus lakukan perbaikan, persepsi yang sama menghitungnya jelas. Kan instruksi presiden jelas, harus gunakan satu data, jadi kita harus samakan analisis datanya supaya persepsi sama.Sampai hari ini yang masih tinggi harga bawang, daging dan bawang putih," jelas Djarot.

Advertisement

Dia menambahkan Hari Raya Idul Fitri merupakan salah satu pemicu ketidakstabilan harga pangan strategis di pasar. "Kalau presiden inginnya stabil maunya pas Ramadan tidak ada kenaikan, kan biasanya ada kenaikan. Jadi ini harus dilakukan terus supaya kita bisa lepas pada mekanisme pasar untuk jangka panjang. Untuk harga kan sebetulnya memang yang ideal mekanisme pasar," kata dia.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengatakan, upaya menstabilkan harga pangan strategis akan dilakukan secara bersama-sama dengan kementerian dan lembaga terkait.

"Jadi, kita diminta menurunkan harga pangan semua komoditas strategis dan kami sinergi bertiga, bulog, Kemendag, BUMN dan saya (Kementan). Bentuk operasionalnya akan kita bahas," kata Amran.

Amran mengungkapkan, cara yang akan ditempuh oleh Kementerian Pertaninan untuk menstabilkan harga pangan strategis, seperti beras dengan menebar stok sebanyak-banyaknya ke lapangan.

Amran menjelaskan saat ini pemerintah memiliki stok beras lebih dari 2 juta ton atau dua kali lipat dari posisi stok di tahun sebelumnya. Begitu juga dengan bawang merah, Presiden Jokowi dengan tegas meminta kestabilan harga bawang.

"Kalau bawang besok akan kita kerahkan serap 23.000 ton yang baru dipanen, ini tim saya dan Bulog. Dalam waktu 2-3 minggu supaya harga di bawah Rp 25.000, kalau soal daging mudah-mudahan sudah tiba dagingnya yang 10.000 ton, pemasukkan lewat Berdikari," pungkas dia.

Baca juga:
Jokowi bertolak ke Korsel dan Rusia usai buka Munaslub Golkar
Jokowi putuskan hukuman berat bagi pemerkosa anak Kamis pekan ini
JK: Dukung caketum Golkar, menteri tidak boleh bawa nama presiden
Jokowi minta penyebar paham komunis dihukum
Jokowi soal namanya dicatut: Apa saya pernah marah sih?
Jokowi minta menteri segera putuskan hukuman berat buat pemerkosa
Ekonomi RI tumbuh melambat, Jokowi salahkan kementerian

(mdk/sau)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.