LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Jokowi bikin pengangguran berkurang namun upah buruh menurun

Berdasarkan catatan Badan Pusat Statistik (BPS), angka pengangguran selama masa pemerintahan Jokowi-JK cenderung menurun. Tetapi di sisi lain angka pendapatan buruh juga ikut menurun, di mana upah riil buruh pertanian menurun 4,35 persen sedangkan buruh pembangunan 2,28 persen.

2016-10-22 13:00:00
Indef
Advertisement

Direktur Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Enny Sri Hartati mengatakan sejak awal Presiden Joko Widodo telah menarik kepercayaan dan harapan kepada masyarakat, dengan menjanjikan adanya revolusi mental dan kebijakan pembangunan.

"Kita telah berpuasa berpuluh-puluh tahun untuk meraih janji kemerdekaan dan menikmati kesejahteraan," kata Enny, Sabtu (22/10), di Warung Daun Cikini, Jakarta Pusat.

Dia menambahkan, ada beberapa perbaikan yang dilakukan pemerintah selama ini, salah satunya di bidang ekonomi. Namun, perbaikan tersebut belum meningkat signifikan.

Advertisement

"Ekonomi bukanlah sesuatu yang instan. Tidak bisa dari yang tadinya terpuruk menjadi langsung baik. Minimal ada tren untuk mengarah kebaikan," imbuhnya.

Berdasarkan catatan Badan Pusat Statistik (BPS), angka pengangguran selama masa pemerintahan Jokowi-JK cenderung menurun. Tetapi di sisi lain angka pendapatan buruh juga ikut menurun, di mana upah riil buruh pertanian menurun 4,35 persen sedangkan buruh pembangunan 2,28 persen.

Dia menilai, hal tersebut disebabkan oleh menurunnya upah buruh yang menimbulkan ketidakmampuan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Sehingga, membuat anak dan istri para pekerja ikut bekerja untuk mencukupi kebutuhan.

Advertisement

Selain itu, inflasi selama masa pemerintahan Jokowi-JK memang menurun, tetapi kebutuhan pokok luar biasa meningkat. Bukan hanya itu, produktivitas di negeri ini juga mengalami penurunan selama 3 tahun terakhir, seperti ekspor Indonesia yang menurun dari 29 persen menjadi 21 persen.

"Padahal komoditas internasional turun, hanya kita yang mengalami kenaikan," jelasnya.

Baca juga:
Indef: Manfaat 13 paket kebijakan di 2 tahun Jokowi belum terlihat
Indef sebut Indonesia masih kalah dengan India soal inovasi
Indef kritik 2 tahun Jokowi-JK: Industri manufaktur makin lambat
Kemandirian ekonomi tak terwujud di 2 tahun kepemimpinan Jokowi-JK
2 tahun Jokowi-JK, pengamat beri lampu kuning untuk daya saing RI
Indef: Jangan bangga dengan neraca perdagangan surplus
Cukai plastik, pemerintah dinilai hanya berburu di kebun binatang

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.