JMFW 2026 Lampaui Target, Transaksi Capai 19,51 Juta Dolar AS, Mendag Apresiasi Capaian
Jakarta Muslim Fashion Week (JMFW) 2026 sukses besar dengan transaksi menembus 19,51 juta dolar AS, jauh melampaui target. Simak detail pencapaian dan dampaknya pada fesyen muslim domestik.
Menteri Perdagangan Budi Santoso mengumumkan pencapaian luar biasa dalam ajang Jakarta Muslim Fashion Week (JMFW) 2026. Acara fesyen bergengsi ini berhasil membukukan total transaksi sebesar 19,51 juta dolar AS. Capaian ini jauh melampaui target awal yang ditetapkan sebesar 10 juta dolar AS, menunjukkan potensi besar industri fesyen muslim Indonesia.
Pengumuman tersebut disampaikan Budi Santoso dalam seremoni penutupan JMFW 2026 yang berlangsung di Jakarta pada Minggu, 9 November. Keberhasilan ini menegaskan posisi Indonesia sebagai pusat mode muslim global yang terus berkembang. JMFW 2026 sukses menarik perhatian pembeli dan pelaku industri dari berbagai negara.
Penyelenggaraan JMFW 2026 yang berlangsung dari tanggal 6 hingga 9 November ini tidak hanya mencetak rekor transaksi. Lebih dari 11.000 pengunjung memadati acara, serta melibatkan 242 exhibitor yang menampilkan inovasi fesyen muslim terkini.
Peningkatan Transaksi dan Minat Global pada JMFW 2026
Capaian transaksi 19,51 juta dolar AS pada JMFW 2026 menunjukkan peningkatan signifikan dan minat yang tinggi dari pasar. Angka ini tidak hanya melampaui target, tetapi juga menyoroti daya saing produk fesyen muslim Indonesia di kancah internasional. Kehadiran pembeli dari berbagai negara menjadi indikator positif bagi ekspor.
Budi Santoso menyatakan bahwa "Capaian JMFW kali ini cukup bagus," mengapresiasi kerja keras semua pihak yang terlibat. Pembeli internasional dari Malaysia, Perancis, Italia, Singapura, Uni Emirat Arab, Jepang, dan Sudan turut meramaikan acara. Keterlibatan mereka membuka peluang pasar yang lebih luas bagi desainer dan produsen lokal.
Selain transaksi, jumlah pengunjung JMFW 2026 yang mencapai 11.459 orang hingga 9 November pukul 14:48 WIB menunjukkan antusiasme publik. Kehadiran 242 exhibitor juga memperkaya pilihan produk fesyen muslim yang ditawarkan. Ini memperkuat ekosistem fesyen domestik dan mendorong inovasi berkelanjutan.
JMFW 2026 sebagai Laboratorium Ide dan Tren Fesyen Muslim
JMFW 2026 mengusung tema "Essential Lab," sebuah konsep yang menggambarkan acara ini sebagai laboratorium ide kreatif dan inovatif. Tema ini bertujuan untuk menjadi acuan tren fesyen muslim di tahun mendatang. Inisiatif ini sangat penting untuk menjaga relevansi dan daya saing industri fesyen muslim Indonesia di pasar global.
Sebagai penyelenggaraan yang kelima kalinya sejak dimulai pada tahun 2021, JMFW terus berevolusi dan menunjukkan peningkatan signifikan. Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan, Fajarini Puntodewi, menjelaskan bahwa JMFW tahun lalu mencatatkan transaksi 20,4 juta dolar AS. Angka tersebut juga melampaui target 3 juta dolar AS, menunjukkan konsistensi pertumbuhan ajang ini sebagai platform utama.
Menteri Perdagangan Budi Santoso meyakini bahwa Jakarta Muslim Fashion Week (JMFW) 2026 dapat menggerakkan ekosistem fesyen domestik secara menyeluruh. Hal ini tidak hanya melalui transaksi langsung, tetapi juga melalui pertukaran ide dan peningkatan kapasitas pelaku usaha. Acara ini menjadi pendorong utama bagi desainer dan UMKM fesyen muslim untuk terus berinovasi.
Rangkaian acara JMFW 2026 diawali dengan pre-event seperti seminar, co-branding, dan fasilitasi pitching. Kegiatan ini mempertemukan pelaku industri fesyen muslim dengan pembeli internasional. Strategi ini dirancang untuk memastikan adanya business matching yang efektif pada puncak acara, memaksimalkan potensi transaksi dan kolaborasi jangka panjang.
Sumber: AntaraNews