Jelang Idul Adha 2026, Bulog Sumut Pastikan Stok Minyakita Aman dan Harga Stabil
Bulog Sumut menjamin stok Minyakita aman menjelang Idul Adha 2026, memastikan ketersediaan dan harga tetap sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET).
Medan, 24 Mei 2026 – Perum Bulog Kantor Wilayah Sumatera Utara (Sumut) menegaskan ketersediaan Minyakita di wilayahnya dalam kondisi aman untuk menyambut perayaan Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi. Pernyataan ini disampaikan untuk menenangkan masyarakat dan memastikan kebutuhan pokok terpenuhi selama periode hari raya. Langkah proaktif ini diambil untuk mengantisipasi lonjakan permintaan dan menjaga stabilitas pasar. Pemimpin Wilayah Perum Bulog Sumatera Utara, Budi Cahyanto, secara langsung mengonfirmasi jaminan ketersediaan ini di Medan, Minggu.
Bulog Sumut telah menyiapkan alokasi Minyakita dalam jumlah besar guna menghadapi peningkatan permintaan. Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas pasokan dan harga di pasar. Ketersediaan yang memadai diharapkan dapat mencegah lonjakan harga yang tidak diinginkan menjelang momen penting keagamaan tersebut.
Selain penyediaan stok, Bulog juga aktif melakukan distribusi dan pemantauan di lapangan. Seluruh upaya ini bertujuan agar Minyakita dapat dijangkau oleh masyarakat luas tanpa kendala. Pengawasan ketat juga diterapkan untuk memastikan penjualan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Distribusi dan Ketersediaan Minyakita di Sumut
Dalam rangka menjamin ketersediaan Minyakita, Perum Bulog Kantor Wilayah Sumatera Utara telah menyiapkan sebanyak 750 ribu liter. Jumlah ini dialokasikan khusus untuk memenuhi kebutuhan pasar menjelang Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi. Budi Cahyanto menegaskan bahwa pasokan ini cukup untuk mengantisipasi potensi peningkatan permintaan dari masyarakat.
Bulog secara konsisten meningkatkan upaya distribusi Minyakita ke berbagai pasar di Sumatera Utara. Hal ini dilakukan untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga minyak goreng tersebut. Sebagai contoh, Bulog mampu menyalurkan hingga 600 liter Minyakita dalam tiga hari kepada mitra pengecer di pasar, khususnya untuk persiapan Idul Adha.
Petugas Bulog juga melakukan pemantauan berkala di sejumlah toko mitra. Pemantauan ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan Minyakita tetap terjaga dan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat secara berkelanjutan. Upaya ini merupakan bagian dari komitmen Bulog dalam menjaga ketahanan pangan daerah.
Harga Eceran Tertinggi dan Imbauan Bulog
Terkait harga, Budi Cahyanto memastikan bahwa Harga Eceran Tertinggi (HET) Minyakita tetap stabil. Harga jual Minyakita di tingkat konsumen adalah Rp15.700 per liter, dan tidak mengalami kenaikan. Bulog berkomitmen untuk menjaga agar harga ini tidak melebihi batas yang telah ditetapkan pemerintah.
“Kami menjamin penyaluran Minyakita ke pasar sesuai dengan HET dan terus berupaya menjangkau seluruh pasar di Sumatera Utara,” ujar Budi Cahyanto. Pernyataan ini menunjukkan keseriusan Bulog dalam mengendalikan harga dan memastikan aksesibilitas produk bagi seluruh lapisan masyarakat.
Masyarakat diimbau agar tidak melakukan pembelian berlebihan atau 'panic buying'. Pasokan Minyakita terus diupayakan tersedia secara bertahap di pasar dan jaringan pengecer resmi. Imbauan ini penting untuk mencegah penimbunan dan memastikan distribusi yang merata kepada semua konsumen yang membutuhkan.
Sumber: AntaraNews