Jasa Marga kaji penerbitan surat utang berbasis proyek untuk ruas Bali dan Surabaya
Direktur Utama Jasa Marga, Desi Arryani, mengatakan pihaknya akan menugaskan dua anak usaha untuk penerbitan project bond ini. Yakni PT Jasa Marga Bali Tol dan PT Jasa Marga Surabaya Mojokerto. Salah satu yang akan menjadi pertimbangan perseroan yaitu aliran kas (cash flow).
PT Jasa Marga (Persero) Tbk, berencana menerbitkan project bond untuk beberapa ruas jalan tol tahun ini. Penerbitan tersebut sebagai langkah perseroan untuk mendukung perusahaan dalam memperoleh sumber pembiayaan proyek.
Direktur Utama Jasa Marga, Desi Arryani, mengatakan pihaknya akan menugaskan dua anak usaha untuk penerbitan project bond ini. Yakni PT Jasa Marga Bali Tol dan PT Jasa Marga Surabaya Mojokerto.
"Project bond harusnya kita lanjutkan. Kita ada beberapa ruas yang brownfield (proyek lama). Kemungkinan Bali sama Surabaya-Mojokerto kita lakukan insyaallah tahun ini," ujar Desi di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Rabu (3/1).
Jasa Marga nantinya akan mengkaji peluang penerbitan project bond untuk dua anak usaha tersebut. Salah satu yang akan menjadi pertimbangan perseroan yaitu aliran kas (cash flow).
"Nanti di-exercise dulu dengan cash flow projectnya. Jadi Bali Tol kita exercise dulu, kemudian Suarabaya Mojokerto, baru nanti kami bisa (umumkan). Nanti dianalisis, disimulasi, dengan cash flow dia bisa mandiri berapa lama."
Baca juga:
Proyek LRT dapat pinjaman sindikasi Rp 19,25 T, terbesar sepanjang sejarah KAI
Warga ogah bayar utang di Kota Xian fotonya bakal dipajang di papan reklame
Fitch naikkan peringkat RI, bos OJK girang Indonesia makin dilirik investor asing
Menkeu Sri Mulyani soal peringkat utang dari Fitch naik: Belum, AAA itu baru baik
Ambil paksa mobil & aniaya konsumen, 2 debt collector ditangkap polisi
Jaga jumlah utang, pemerintah diminta tak jor-joran bangun infrastruktur
Utang asing pemerintah mengkhawatirkan