LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Jadi bos Freeport, mantan jebolan BIN tak bawa perubahan buat Papua

Freeport dituding tak hanya alam yang ditambang, tapi juga menambang manusianya.

2015-05-25 19:20:06
Freeport
Advertisement

‎PT Freeport Indonesia sudah menancapkan kuku, melakukan eksplorasi besar-besaran terhadap kekayaan alam Papua selama 48 tahun. Sejak 1967 hingga saat ini, masyarakat suku Amume yang merupakan penduduk asli terdekat dengan kawasan tambang Freeport mengaku tak pernah menikmati hasil tambang yang dikeruk perusahaan yang berafiliasi ke Freeport McMoran di Amerika Serikat itu.

Padahal selama puluhan tahun rakyat Papua diperas keringatnya untuk menggali lubang raksasa di tambang emas wilayah mereka. Mama Yosepha Alomang, salah satu pejuang Hak Asasi Manusia di Papua, mengatakan, pihak Freeport sudah pernah melakukan pertemuan dengan suku-suku di Papua. Tapi hasilnya nihil.

Ditunjuknya mantan wakil kepala BIN, Maroef Sjamsuddin sebagai Dirut Freeport Indonesia menggantikan Rozik B. Soetjipto, dinilai tak membawa angin perubahan.

Advertisement

"Sebelum Freeport kumpulkan orang Papua, sama saja. Dia tidak bikin apa-apa, tidak ada perubahan meski sudah ada pergantian presiden Freeport yang baru," tegasnya di Cikini, Jakarta Pusat, Senin (25/5).

Mantan Sekretaris Jenderal Asosiasi Mahasiswa Pegunungan Tengah Papua Se-Indonesia (AMPTPI) periode 2007-2015 Markus Haluk menambahkan, selama puluhan tahun Freeport tidak hanya mengeruk kekayaan alam tapi juga memperlakukan pekerja lokal tidak sebagai mana mestinya.

"Bukan hanya alam yang ditambang, tapi juga menambang manusianya. Tidak ada dokter, orang Maungme yang dibiayai‎ Freeport. Jadi dia tidak hanya bunuh secara fisik tapi juga non-fisik," tutupnya.

Advertisement

Baca juga:
Kondisi Freeport dan Timika ibarat luar negeri dan desa
Bos Freeport banggakan perusahaannya pelopor investasi di Papua
52 Tahun jadi bagian Indonesia, rakyat Papua tak rasakan sejahtera
Pemerintah isyaratkan perpanjang kontrak Freeport
Nasib dan masa depan Freeport di tangan Jokowi

(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.