LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Investasi belum membaik, alasan Jokowi sambangi Uni Eropa

"Ini sebagai gambaran kehadiran presiden menjadi penting dalam kunjungan ke empat negara tersebut."

2016-04-25 13:08:00
Investasi
Advertisement

Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menyebut terjadi penurunan investasi dari Uni Eropa. Itu memantik kunjungan Presiden Joko Widodo ke sejumlah negara di Benua Biru tersebut pada 18-22 April 2016.

"Secara keseluruhan realisasi investasi Uni Eropa belum terlalu membaik. Ini sebagai gambaran kenapa kehadiran presiden menjadi penting dalam kunjungan ke empat negara tersebut," kata Kepala BKPM Franky Sibarani di kantornya, Jakarta, Senin (25/4).

Jokowi menyambangi Jerman, Inggris, Belgia, dan Belanda. BKPM mencatat, realisasi investasi Belanda mencapai USD 300 juta pada triwulan I 2016. Naik 25,5 persen ketimbang tahun lalu.

Advertisement

Investasi Jerman juga mengalami peningkatan sebesar 166,1 persen menjadi USD 32,37 juta. Sementara Inggris mengalami penurunan 84,6 persen menjadi USD 54,7 juta, dan Belgia turun 53,71 persen menjadi USD 1,62 juta.

"Jadi kehadiran presiden ke empat negara dan ada komitmen di tiga negara memperbaiki kepercayaan bagi investor di empat negara ke Indonesia untuk meningkatkan investasi," katanya.

Franky berharap, investasi Uni Eropa menunjukkan perbaikan di triwulan mendatang. Diharapkan, target investasi sebesar Rp 595 triliun bisa tercapai tahun ini.

Advertisement

Baca juga:
Pindad gandeng perusahaan Jerman bikin amunisi untuk roket
Sejumlah buah tangan Presiden Jokowi dari 'blusukan' ke Eropa
Perusahaan energi ternama Italia tanam modal Rp 26 triliun di RI
Amerika dan Australia merangkul Batam
Perlambatan ekonomi tak pengaruhi uang China masuk Indonesia
Triwulan I 2016, investasi di Jawa makin sedikit serap tenaga kerja

(mdk/yud)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.