Triwulan I 2016, investasi di Jawa makin sedikit serap tenaga kerja
Merdeka.com - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat realisasi penyerapan tenaga kerja di Pulau Jawa sebesar 180.850 orang pada triwulan I (Januari-Maret) 2016 dengan realisasi investasi senilai Rp 80,7 triliun. Jumlah tenaga kerja ini menurun 5 persen dari periode yang sama di tahun sebelumnya sebesar 190.268 orang.
"Secara keseluruhan tenaga kerja meningkat. Penurunan ini hanya terjadi di Pulau Jawa. Ini kan proyek jadi baik turun itu biasa. Yang terpenting adalah bagaimana trend investasinya," kata Kepala BKPM Franky Sibarani di kantornya, Jakarta, Senin (25/4).
Secara nasional, lanjutnya, penyerapan tenaga kerja Indonesia mencapai 327.170 orang, meningkat 3,08 persen dari periode yang sama di tahun sebelumnya sebesar 315.229 orang.
"Angka ini terdiri dari proyek Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebanyak 136.560 orang, dan proyek Penanaman Modal Asing (PMA) sebanyak 190.610 orang," imbuhnya.
Kontras dengan Pulau Jawa, serapan tenaga kerja di luar Pulau Jawa justru meningkat 17,1 persen, yakni dari 124.000 orang menjadi 146.000 orang. Sementara, nilai investasi untuk luar Pulau Jawa sebesar Rp 65,8 triliun.
Untuk meningkatkan jumlah tenaga kerja, lanjut Franky, BKPM juga bertugas sebagai pengawal agar proyek investasi yang sudah realisasi dapat selesai hingga memasuki tahap produksi komersial. Sepanjang triwulan I, sudah ada 1.747 proyek baru yang mulai melakukan realisasi.
"Untuk itu BKPM membentuk Investor Relations Officer (IRO) berdasarkan wilayah. Dengan demikian, seluruh proyek investasi dapat dikawal oleh BKPM," pungkasnya.
(mdk/bim)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya