Ini saran menteri era Soeharto tingkatkan daya saing bangsa
Pemerintah diminta meningkatkan kualitas SDM Indonesia.
Komite Ekonomi dan Industri nasional (KEIN) menggelar diskusi dengan tema Strategi Industrialisasi Ekonomi Di ASEAN. Diskusi ini membahas roadmap industrialisasi Indonesia untuk periode 2016-2045 demi masa depan yang sesuai dengan target nasional.
Ahli ekonomi senior, Emil Salim mendorong KEIN suapaya memanfaatkan bonus demografi Indonesia saat ini. Apalagi, menurut dia, tingginya populasi generasi Y atau milenial yang telah mengenal dan menerapkan sistem informasi, teknologi, dan digital dalam tiap waktunya mampu diarahkan dengan baik buat industri yang ada.
Menteri Negara Pengawasan Pembangunan dan Lingkungan Hidup era Presiden Soeharto ini, menambahkan kualitas sumber daya manusia bisa ditingkatkan melalui science, technology, engineering, dan math (STEM).
"Dengan meningkatkan kualitas generasi muda kita, dapat dipastikan daya saing bangsa kita meningkat. Pembangunan infrastruktur industri mampu mendorong produktifitas manufaktur, mikro dan kecil, serta industri kreatif di persaingan ASEAN maupun global," ujarnya di Jakarta, Kamis (24/3).
Emil menambahkan nantinya pola STEM tersebut bakal menyasar pada sumber produk-produk industri dalam negeri pada ekspansi di kawasan Asia.
"Bagi kita, perdagangan intra industri perlu dikembangkan sebagai yang utama. Ini memungkinkan kita untuk masuk ke Asia sebagai pemanfaatan kita meski di dalam negeri sendiri masih kurang," tutup Emil.
Baca juga:
Menteri Saleh sebut kebijakan Jokowi buat industri tumbuh tinggi
Penjualan turun, laba Indocement anjlok 17,7 persen di 2015
Ekonomi membaik, perusahaan pemanas air incar pasar apartemen RI
Lewat sertifikasi, produk kaya Indonesia bakal dominasi Eropa
Pelaku industri kreatif minta insentif dari pemerintah
JK: Kita perlu contoh Vietnam yang bisa tingkatkan ekspor mebel
Punya pengalaman, Jokowi dijamin perhatikan nasib industri mebel