Menteri Saleh sebut kebijakan Jokowi buat industri tumbuh tinggi
Merdeka.com - Kementerian Perindustrian memproyeksi pertumbuhan industri di triwulan pertama tahun 2016 akan lebih tinggi dibanding angka pertumbuhan industri di kuartal pertama tahun lalu.
Meski diproyeksi lebih tinggi dibanding tahun lalu, namun Menteri Perindustrian, Saleh Husin mengaku masih belum mendapatkan angka pasti pertumbuhannya.
"Saya belum dapat angkanya. Kalau kita bandingkan di tahun 2015 harusnya ini lebih tinggi," kata Saleh di Kantor Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Selasa (22/3).
Menurut Saleh, salah satu pendongkrak meningkatnya angka pertumbuhan industri awal 2016 ini lantaran ada perubahan kebijakan penggunaan anggaran. Sebelumnya, anggaran baru mulai digunakan menjelang akhir tahun, namun mulai tahun ini Presiden Joko Widodo menekankan jajarannya untuk segera membelanjakan anggaran di awal tahun agar proyek-proyek pemerintah segera digarap.
"Salah satu adalah waktu kemarin kan belanja modal pemerintah baru di Juni-Juli, kalau sekarang kan Januari sudah langsung jalan sehingga ini kan menggerakkan pertumbuhan ekonomi di daerah, katakan infrastruktur paling besar belanjanya bajanya, semennya yang itu kan sudah mulai bergairah di daerah-daerah. Sehingga sekarang saja kapasitas seperti semen itu naik dibandingkan periode sama tahun sebelumnya," papar Saleh.
Pertumbuhan sektor industri juga dipengaruhi oleh upaya pemerintah mempercepat proses realisasi investasi. Seperti diketahui, pemerintah saat ini sudah memangkas prosedur perizinan menjadi tiga jam saja di Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM). "Iya, itu berpengaruh besar," imbuh Saleh.
"Artinya dengan regulasi-regulasi yang diberikan pemerintah memberikan sinyal yang positif kepada dunia usaha sehingga tentu investasi banyak yang masuk pada saat ini. Mungkin nanti kalau totalnya Kepala BKPM yang tahu. Tapi ini lebih baik dibanding periode yang sama tahun lalu," tutup Saleh.
(mdk/idr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya