LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Ini hasil pertemuan Luhut dengan Dirjen Minerba ESDM

Pertemuan ini disebut tidak membahas rencana relaksasi ekspor konsentrat.

2016-09-07 18:27:53
smelter
Advertisement

Pelaksana Tugas (Plt) Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Luhut Binsar Panjaitan hari ini menggelar rapat dengan Direktur Jenderal Mineral dan Batubara (Minerba) ESDM, Bambang Gatot. Dalam rapat tersebut, Bambang membantah jika dirinya bersama Luhut membahas mengenai revisi UU minerba Nomor 4 tahun 2009‎.

"Enggak ada, revisi (UU Minerba) belum," ujarnya di Jakarta, Rabu (7/9).

Menurut Bambang, pertemuan tersebut hanya membahas mengenai rencana investasi salah satu perusahaan tambang di Sulawesi Utara.‎ "Rencana investasi ‎PT Midro, mereka mau investasi di tambang bijih besi," ucapnya.‎

Advertisement

Saat disinggung perihal permintaan Aneka Tambang (Antam) untuk relaksasi ekspor konsentrat, Bambang enggan berkomentar lebih jauh. Menurutnya, banyak perusahaan tambang lainnya yang juga meminta relaksasi.

Namun, dia tidak ingin mengistimewakan perusahaan tambang manapun dalam memberikan relaksasi ekspor mineral.

"Ya semua juga ada yang minta, ada yang tidak, nanti kita lihatlah pertimbangannya, gitu kan. Lihat benar seperti apa pembahasannya," tuturnya.‎

Advertisement

Saat ini, pemerintah memiliki waktu 3 bulan untuk menentukan relaksasi ekspor konsentrat. Sebab, pada 2017 mendatang perusahaan tambang harus melakukan pemurnian atau pengolahan sebelum ekspor. Bambang menegaskan bahwa sisa waktu tersebut tidak mempengaruhi pemerintah dalam mengambil sikap.‎

"Ya tiga bulan ya enggak apa apalah, kita lihat perkembangannya, nanti pasti ada solusi," tandasnya.‎‎

Baca juga:
Anak usaha Pertamina jual 8 blok gasifikasi batu bara
DEN: Masih banyak cekungan migas di laut Indonesia belum terdata
Pengusaha smelter tolak rencana relaksasi ekspor konsentrat
Menteri Luhut sebut cadangan minyak RI sampai 200 miliar barel
Tahun depan, produksi Blok Cepu dinaikkan jadi 200.000 bph

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.