Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Anak usaha Pertamina jual 8 blok gasifikasi batu bara

Anak usaha Pertamina jual 8 blok gasifikasi batu bara pltp dieng. ©2013 Merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - PT Pertamina Hulu Energi (PHE) siap melepas 8 blok pengembang gasifikasi batu bara atau Coal Bed Menthane (CBM). Alasannya, pengoperasian blok tersebut sudah tidak lagi ekonomis.

Presiden Direktur PHE, Gunung Sardjono Hadi mengatakan, rencana melepas 8 blok tersebut telah dipertimbangkan dengan matang. Dari hasil kajian, kandungan CBM dalam 8 blok tersebut jauh lebih rendah dibanding blok lainnya di Australia.

‎"Dari segi karakter reservoir kita berbeda dibanding Australia dan China. Di Australia, satu sumur bisa 0,3-0,5 MMSCFD. DI kita 0,00 sekian, ini kecil sekali," ujarnya di kantor pusat Pertamina, Jakarta, Rabu (7/9).

Jumlah tersebut dinilai tidak memiliki nilai keekonomian yang baik. Dari sisi teknis, peralatan dan teknologinya masih sangat mahal. Untuk itu, pihaknya saat ini tengah mencari terobosan dalam menekan biaya produksi CBM.

"Dari skala keekonomian, tidak akan ekonomis. secara operasional masih menggunakan kaidah konvensional. Rig dan lain-lain. kami sedang cari teknologi atau terobosan, equipment lebih murah dan standar. Seperti pengeboran, kita tidak pakai yang migas yang rig tinggi. Tapi ini belum ada sertifikasinya," kata dia.

Untuk itu, pihaknya akan melakukan pelepasan blok CBM dengan cara mengalihkan ke operator lain atau mengembalikan ke pemerintah. Jika tidak melepas, blok iniakan membuat PHE menjadi terbebani dengan tetap membayar komitmen investasi.

"Tentu dijual. Kalau menguntungkan kenapa tidak? Kalau tidak laku, ya kita kembalikan ke pemerintah. karena kami sudah dapat fase eksplorasi namun kondisinya nggak kondusif. kami ingin energi kami difokuskan ke tempat lain. Ngapain ngurusin yang kecil tapi ga worth it‎," tandasnya.

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP