Ini alasan First Travel tunda pemberangkatan jemaah umroh
Tertundanya pemberangkatan sejumlah jemaah umroh First Travel membuat heboh masyarakat dan media sosial. Banyak yang mengeluhkan dan menyebut manajemen travel tersebut tidak menepati janji. Tertundanya keberangkatan para jemaah merupakan efek dari kerasnya persaingan bisnis umroh di dalam negeri.
Tertundanya pemberangkatan sejumlah Jemaah Umroh First Travel beberapa waktu terakhir membuat heboh masyarakat dan media sosial. Banyak yang mengeluhkan dan menyebut manajemen travel tersebut tidak menepati janji.
Direktur Utama First Travel, Andika Surachman menjelaskan, tertundanya keberangkatan para jemaah merupakan efek dari kerasnya persaingan bisnis umroh di dalam negeri. Dia sendiri mengaku sudah dipanggil Kementerian Agama beberapa waktu lalu dan bertemu langsung Direktur Umrah dan Haji Khusus Muhajirin Yanis.
"Kami memberikan klarifikasi dan menjelaskan duduk permasalahan sebenarnya. Berkaitan dengan masalah tersebut, First Travel pun tengah berusaha menyelesaikan segala problem yang berkenaan dengan penundaan pemberangkatan Umroh 2017," ucap Andika dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (21/4).
First Travel, menurutnya, tengah mengupayakan penyelesaian terbaik untuk kemaslahatan bersama. "Yang penting kami fokus melayani kebutuhan jamaah sampai semuanya selesai dulu. Kami berusaha keras menyelesaikan semua amanah dengan cara yang baik," tegas Andika.
Salah satu solusi yang sempat ditawarkan First Travel adalah dengan mencarter pesawat SA (Saudi Arabia) yang dapat menjamin visa. Konsekuensinya, ada biaya tambahan dari jemaah karena harga tiket pada bulan Rajab dan Ramadhan selalu lebih tinggi daripada waktu biasa.
Saat ini, First Travel juga kembali mendata ulang seluruh jemaah yang sudah mendaftar program promo, dan masih tertunda keberangkatannya dengan memprioritaskan terdepan. Dia meminta para jemaah tetap sabar dan tenang, serta mendoakan penyelesaian terbaik untuk keberangkatan ibadah suci yang sudah ditunggu-tunggu.
Menurutnya, saat ini santer terdengar bahwa penundaan keberangkatan jemaah umroh karena adanya sejumlah pelaku yang tergabung dalam empat asosiasi melakukan pemboikotan terhadap pengurusan visa dan paspor jemaah umroh First Travel, termasuk kasus yang berhubungan dengan pemutusan kontrak First Travel dengan pihak maskapai penerbangan Tanah Air. Kondisi inilah yang menjadi penyebab terganggunya jadwal dan keberangkatan jemaah umroh First Travel ke Tanah Suci.
Upaya tersebut merupakan suatu wujud pendzaliman, karena sangat merugikan jemaah yang hendak melakukan ibadah ke Tanah Suci. Program promo yang ditawarkan First Travel adalah upaya membantu jemaah untuk melaksanakan perjalanan suci ke Tanah Haram, bukan sekadar tur wisata untuk bersenang-senang.
"First Travel sangat prihatin atas kejadian yang dialami para jamaah dan terus berupaya menyelesaikan semua persoalan agar Jamaah bisa berangkat umroh dengan lancar dan tenang."
Baca juga:
Menlu pastikan penanganan 177 calon jemaah haji ilegal telah selesai
Ada 70 travel haji umrah ilegal di Sulsel, Kemenag tak bisa menindak
Kemenag Sulsel awasi travel ilegal pemberangkatan jemaah umrah
Komisi VIII desak Kemenag tindak biro perjalanan haji & umroh nakal
Tertibkan travel haji bodong
Ingin punya izin penyelenggara haji harus bayar semiliar?
Terus berulang sejak zaman Hindia Belanda