Industri pengolahan jadi sumber terbesar pertumbuhan ekonomi
Kepala BPS, Suhariyanto mengatakan, industri pengolahan menjadi sumber pertumbuhan ekonomi tertinggi di Indonesia, yakni mencapai 0,92 persen. Diikuti oleh perdagangan besar-eceran sebesar 0,53 persen, dan konstruksi sebesar 0,51 persen.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia di tahun 2016 mencapai 5,02 persen, lebih tinggi dibanding tahun 2015 yang mencapai 4,88 persen. Di mana pertumbuhan positif terjadi di semua kategori ekonomi.
Kepala BPS, Suhariyanto mengatakan, industri pengolahan menjadi sumber pertumbuhan ekonomi tertinggi di Indonesia, yakni mencapai 0,92 persen. Diikuti oleh perdagangan besar-eceran sebesar 0,53 persen, dan konstruksi sebesar 0,51 persen.
"Sumber pertumbuhan 2016 tidak banyak berubah. Jadi pergerakannya sama, sektornya masih sama," kata Suhariyanto di kantornya, Jakarta, Senin (6/2).
Sementara itu, kontribusi terbesar terhadap produk domestik bruto (PDB) juga berasal dari industri pengolahan sebesar 20,51 persen. Diikuti oleh pertanian, kehutanan, dan perikanan sebesar 13,45 persen dan sektor perdagangan besar-eceran sebesar 13,19 persen.
"Namun, untuk sektor pertanian dibanding 2015 sedikit melambat. Sektor pertanian tumbuh 3,77 persen tapi sekarang 3,25 persen," imbuhnya.
Baca juga:
BPS catat Pulau Jawa jadi penyumbang PDB tertinggi di Indonesia
Rupiah menguat tipis ke level Rp 13.338 per USD
Di Pasar Senen, 'buaya' dan seniman berbagi tongkrongan
Saat bos Samsung tagih janji Sri Mulyani soal tax allowance
Bos BPKM beberkan 5 kendala investasi di Indonesia, termasuk pajak
Perhatikan, 5 strategi tangkal penipuan saat belanja online