Indonesia Timur dinilai masih punya cadangan minyak tinggi
Bahkan, cadangan minyak di wilayah tersebut mencapai 3,6 miliar barel.
Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) mengatakan wilayah Timur Indonesia masih berpotensi memiliki cadangan minyak yang tinggi. Bahkan, cadangan minyak di wilayah tersebut mencapai 3,6 miliar barel.
"Jika dibiarkan hanya memanfaatkan cadangan migas, Indonesia akan mengalami krisis," ujar Kadiv Humas SKK Migas Kementerian ESDM Elan Biantoro pada diskusi Refleksi 2015 dan proyeksi 2016 Industri hulu Migas Nasional di Jakarta, Selasa (1/12).
Menurut dia, saat ini Indonesia masih mengandalkan pengeboran lepas pantai. Sedangkan, di wilayah Barat Indonesia yang masih belum tersentuh berada di Aceh.
"Beberapa di Aceh, saya punya harapan besar, tapi darat dan laut Aceh belum maksimal. Sekarang Aceh sudah aman potensinya keamanannya baru dapet Aru," kata Elan.
Dia pun meminta setiap sektoral harus bersinergi untuk memanfaatkan sumber daya alam yang tersedia. Pemerintah harus mampu meyakini investor melalui kebijakan-kebijakan tegas.
"Hal ini yang harus kita dukung dan kawal untuk menemukan 43 miliar barel sisa cadangan Migas Indonesia," pungkas dia.
Baca juga:
SKK Migas akui banyak 'pak ogah' yang ganggu investor asing
Jadi anggota OPEC, Indonesia bisa manfaatkan peluang kerja sama
Bos SKK Migas sebut cost recovery 2015 lampaui target
DEN sebut pemerintah gagal wujudkan desa mandiri energi
Jokowi terbitkan perpres pembangunan kilang sebelum tutup tahun