Indonesia raup Rp 106,6 triliun investasi baru di triwulan I
PMA mencapai Rp 106,6 triliun, meningkat 14,6 persen. Sedang PMDN Rp 34,6 triliun atau naik 25,9 persen.
Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mengumumkan pertumbuhan angka investasi sepanjang kuartal 1-2014.
Kepala BKPM Mahendra Siregar memaparkan bahwa total angka investasi dalam bentuk penanaman modal dalam negeri (PMDN) dan penanaman modal asing (PMA) mencapai Rp 106,6 triliun atau meningkat 14,6 persen.
"Terdiri dari PMDN Rp 34,6 triliun dan PMA Rp 72 triliun. Untuk PMDN, angka Rp 34,6 triliun itu naik 25,9 persen, untuk PMA angka Rp 72 triliun itu naik 9,8 persen, dalam nilai rupiah," kata Mahendra di Kantor Pusat BKPM, Jakarta, Kamis (24/4).
Namun, lanjut Mahendra, apabila dilihat dalam nilai dolar Amerika Serikat, investasi mengalami penurunan sebesar USD 100 juta lantaran terjadi depresiasi nilai tukar rupiah terhadap USD.
"Walau kalau dilihat dari dolar, angka triwulan 1-2014 dibandingkan triwulan 1-2013 turun 0,1 miliar dolar karena ada perbedaan kurs Rp 10.500 angka APBN 2014, untuk 2014 pakai angka APBN 2013 Rp 9.300," jelas Mahendra.
Dilihat dari proyeknya, dari total investasi sebesar Rp 106,6 triliun, sebesar Rp 75,4 triliun adalah untuk proyek-proyek baru, selebihnya Rp 31,2 triliun adalah proyek-proyek perluasan.
Untuk PMDN sendiri, dari total investasi sebesar Rp 34,6 triliun, sebesar Rp 27,6 triliun atau 79,8 persen diperuntukkan bagi proyek-proyek baru, selebihnya sebesar Rp 7 triliun atau 20,2 persen mengarah ke proyek-proyek pengembangan usaha.
Sementara dari total PMA sebesar Rp 72 triliun, sebesar Rp 47,8 triliun atau 66,4 persen dialokasikan bagi proyek-proyek baru, sedangkan Rp 24,2 triliun atau sebesar 33,6 persen diperuntukkan bagi proyek-proyek perluasan.
Baca juga:
Ungguli Jepang, Singapura penanam modal terbesar RI
Tahun pemilu, investor minat bisnis makanan hingga properti
Jakarta dan Pulau Jawa masih jadi tujuan utama investasi
BKPM: Akuisisi BTN perlu agar bank pesaing di ASEAN gentar
Beda dari Hatta, BKPM akui bea keluar hilirisasi dilonggarkan