Indonesia Berpeluang Besar Jadi Pusat Industri Modest Fashion Global
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyatakan Indonesia memiliki peluang strategis menjadi pusat industri modest fashion dunia, didorong oleh potensi pasar global yang besar dan ekosistem industri dalam negeri yang kuat.
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengungkapkan optimisme tinggi terhadap potensi Indonesia di kancah industri fesyen global. Ia menyatakan bahwa Indonesia memiliki peluang strategis untuk menjadi pusat industri fesyen dunia, khususnya modest fashion. Pernyataan ini disampaikan dalam keterangan di Jakarta, Jumat, 13 Maret.
Peluang besar ini didukung oleh besarnya potensi pasar global serta kekuatan ekosistem industri dalam negeri yang terus berkembang. Pertumbuhan jumlah umat Muslim di dunia secara signifikan mendorong peningkatan pasar modest fashion. Tren ini tidak hanya terbatas pada komunitas Muslim, melainkan telah menjadi lebih inklusif.
Arus informasi yang deras melalui media sosial turut mempercepat adopsi modest fashion di berbagai kalangan. Hal ini menciptakan tren busana yang melampaui batasan agama dan etnis. Kondisi ini membuka jalan bagi Indonesia untuk mengambil peran lebih besar di pasar global.
Peluang Pasar Modest Fashion Global yang Menggiurkan
Pasar modest fashion global menunjukkan pertumbuhan yang sangat menjanjikan. Laporan State of Global Islamic Economy Report 2024/2025 mencatat konsumsi fesyen Muslim dunia mencapai 327 miliar dolar AS pada tahun 2023. Angka ini diproyeksikan akan meningkat signifikan menjadi 433 miliar dolar AS pada tahun 2028.
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan bahwa prospek pasar yang besar ini harus dimanfaatkan. “Industri modest fashion memiliki prospek pasar yang sangat besar dan harus berkembang,” ujarnya. Ini akan membuka peluang strategis bagi Indonesia untuk memperkuat peran sebagai produsen utama.
Selain itu, Indonesia juga berkesempatan besar menjadi pusat tren modest fashion dunia. Perkembangan ini didorong oleh semakin inklusifnya tren penggunaan produk modest fashion. Tren ini kini diminati oleh berbagai kalangan lintas budaya dan gaya hidup, tidak hanya oleh umat Muslim saja.
Kekuatan Ekspor dan Industri Dalam Negeri
Potensi industri modest fashion dalam negeri di pasar global telah menunjukkan capaian yang membanggakan. Ekspor sektor ini ke negara anggota Organisation of Islamic Cooperation (OIC) pada tahun 2023 mencapai 990 juta dolar AS. Nilai ini mengalami peningkatan sebesar 83 persen dibandingkan tahun 2022 yang hanya 540 juta dolar AS.
Capaian ini menempatkan Indonesia sebagai negara ketujuh tertinggi dalam ekspor ke negara-negara OIC. Meskipun demikian, ekspor produk fesyen ke negara-negara OIC masih didominasi oleh China, Turki, dan India. Indonesia terus berupaya meningkatkan pangsa pasarnya di tengah persaingan global.
Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) Kemenperin Reni Yanita menambahkan bahwa Indonesia memiliki potensi besar sebagai pasar dan produsen. “Indonesia berpotensi menjadi salah satu pemain utama industri modest fashion global dengan sektor industri yang padat karya,” kata Reni.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2024, jumlah industri kecil pakaian jadi di Indonesia mencapai 594 ribu unit. Sektor ini berhasil menyerap tenaga kerja hingga 1,2 juta orang. Angka ini menunjukkan kekuatan produksi dan kontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional.
Indonesia sebagai Pusat Kreativitas dan Budaya Modest Fashion
Konsep modest fashion terus berevolusi, menjadi lebih inklusif dan tidak memandang latar belakang. Reni Yanita menekankan bahwa tren ini diminati oleh masyarakat Muslim dan non-Muslim. “Modest fashion kini telah berkembang menjadi tren busana global yang tidak hanya diminati oleh masyarakat Muslim, tetapi juga berbagai kalangan lintas budaya dan gaya hidup,” ujarnya.
Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi pusat modest fashion dunia. Hal ini didukung oleh kreativitas para desainer lokal yang inovatif. Kekayaan budaya Indonesia juga menjadi sumber inspirasi tak terbatas bagi desain modest fashion.
Keberagaman bahan tekstil berkualitas tinggi yang menjadi identitas bangsa turut memperkuat posisi Indonesia. Faktor-faktor ini menciptakan fondasi yang kokoh bagi Indonesia. Dengan demikian, Indonesia dapat bersaing dan memimpin di panggung modest fashion internasional.
Sumber: AntaraNews