IMF nilai langkah BI hadapi pelemahan Rupiah sudah tepat
"BI sudah melakukan tugasnya dengan konsisten, solid, dan terprediksi," ucap Direktur Operasional IMF Christine Lagarde.
Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo mengatakan nilai Rupiah sudah terlalu rendah. Hal ini terkait depresiasi nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat yang sudah terlalu dalam, hingga mencapai angka 12 persen.
Direktur Operasional International Monetary Fund (IMF) Christine Lagarde menilai, kebijakan yang dilakukan Bank Indonesia terhadap fluktuasi nilai tukar Rupiah yang terdepresiasi sangat dalam, sudah di jalur yang benar.
"BI sudah melakukan tugasnya dengan konsisten, solid, dan terprediksi dalam menempatkan kondisi fluktuasi nilai tukar sebagai penyerap guncangan (ekonomi)," kata Lagarde di Hotel Grand Hyatt, Jakarta, Rabu (2/9).
Lagarde mengatakan, semua negara berkembang mengalami fluktuasi nilai tukar, termasuk Indonesia.
Kebijakan yang dilakukan BI, menurut Lagarde menunjukkan dukungan terhadap kebijakan-kebijakan pemerintah. "Kami percaya langkah itu sudah sesuai dan menunjukkan dukungan dan terus lakukan hal itu," tutur Lagarde.
Baca juga:
Rupiah melemah, pemerintah siapkan empat paket stimulus perekonomian
Tangkal dampak kemarau, jumlah pemberian raskin bakal ditambah
BTN: Ekonomi kurang ramah, namanya manusia selalu ada cobaan
10 Kegagalan Jokowi-JK, dari ekonomi memburuk sampai pengangguran
Penurunan daya beli masyarakat mengkhawatirkan
Setelah Rupiah dan Ringgit, giliran dolar Australia anjlok parah