LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Iklan Lowongan Kerja di Australia Terus Turun

Secara tahunan, iklan lowongan pekerjaan turun 5,7% dibandingkan Mei 2024.

Senin, 02 Jun 2025 08:53:00
berita update
Iklan Lowongan Kerja di Australia Terus Turun (merdeka.com)
Advertisement

Jumlah iklan lowongan kerja di Australia mengalami penurunan untuk bulan kedua berturut-turut pada Mei 2025, mengindikasikan potensi pelonggaran dalam pasar tenaga kerja yang sebelumnya sangat ketat. Meski demikian, angka iklan masih tetap jauh di atas tingkat pra-pandemi.

Data yang dirilis oleh Australia and New Zealand Banking Group (ANZ) dan situs pencari kerja Indeed menunjukkan penurunan sebesar 1,2% pada Mei dibandingkan April, ketika iklan pekerjaan juga turun sebesar 0,3%.

Secara tahunan, iklan lowongan pekerjaan turun 5,7% dibandingkan Mei 2024. Namun, jumlah tersebut masih tercatat 13,6% lebih tinggi dibandingkan periode sebelum pandemi COVID-19.

“Meski tren ANZ-Indeed Job Ads tetap berada dalam kisaran sempit 114–117 sepanjang tahun terakhir, hasil bulan Mei berada di titik terendah dalam kisaran tersebut, dan merupakan level iklan terendah sejak Maret 2021,” kata Aaron Luk, ekonom di ANZ.

Advertisement

Menurut Luk, pasar tenaga kerja masih tergolong ketat dengan pertumbuhan lapangan kerja yang solid dan tingkat pengangguran yang tetap rendah.

Sementara itu, Bank Sentral Australia (RBA) baru-baru ini memangkas suku bunga ke level terendah dalam dua tahun sebagai respons terhadap penurunan inflasi dan meningkatnya risiko perdagangan global. RBA juga mengisyaratkan kemungkinan pelonggaran kebijakan lebih lanjut dalam beberapa bulan ke depan.

Advertisement
Advertisement

RBA menyambut baik kekuatan pasar kerja, dengan tingkat pengangguran stabil di angka 4,1% selama lebih dari setahun. Bank sentral memperkirakan angka tersebut akan naik secara bertahap dan mencapai puncaknya di 4,3% pada akhir 2025.

Berita Terbaru
  • BEM Se-Sumsel Beri Kartu Merah untuk Prabowo-Gibran, Soroti Isu Indonesia Bangkrut
  • Ubah Limbah Jadi Nilai Tambah, MIND ID Berhasil Tekan Limbah B3 hingga 38 Persen
  • Relawan Jokowi Yakin Kasus Roy Suryo Segera P22: Doakan Saja Minggu Ini
  • Di Sidang MK, Guru Curhat soal PHK Massal Usai Program MBG
  • Uji Materi UU APBN 2026, Guru Ungkap Dampak MBG terhadap PPPK dan Honorer
  • australia
  • berita update
  • lowongan kerja
Artikel ini ditulis oleh
Editor Yunita Amalia
Y
Reporter Yunita Amalia
Disclaimer

Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

Advertisement
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.