IHSG Diramal Menguat, Ini Deretan Saham Layak Beli
Dari sisi global, sentimen indeks dipengaruhi oleh Pemerintah China yang mengisyaratkan tidak akan mengikuti kemauan Amerika Serikat terkait negosiasi dagang.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi bergerak menguat pada perdagangan saham Kamis (10/10).
Analis PT Artha Sekuritas, Dennies Christoper Jordan memproyeksi indeks hanya mampu untuk menguat terbatas di pasar saham hari ini.
Dari sisi global, sentimen indeks dipengaruhi oleh Pemerintah China yang mengisyaratkan tidak akan mengikuti kemauan Amerika Serikat terkait negosiasi dagang.
Selain itu, investor menilai kembali sejumlah tantangan potensial untuk menjalin pembicaraan perdagangan antara dua ekonomi terbesar dunia.
Dari dalam negeri, pihaknya melihat masih minim sentimen yang mampu menopang IHSG. Sebab itu, dia memperkirakan indeks akan berada di rentang 6.015-6.062.
Senada, Analis PT Binaartha Parama Sekuritas Muhammad Nafan Aji mengungkapkan dari sisi teknikal, IHSG berpeluang menguat pada kisaran 5.988-6.077.
"Pola bullish harami mengindikasikan adanya potensi penguatan," ujarnya.
Sejumlah saham laik beli untuk hari ini menurutnya ialah saham PT Astra International Tbk (ASII), PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), dan saham PT Adhi Karya Tbk (ADHI).
Sementara itu, Dennies merekomendasikan saham PT Bukit Asam Tbk (PTBA) dengan target harga 2.300-2.350 dan PT Vale Indonesia Tbk (INCO) dengan target harga 3.750-3.800.
Reporter: Bawono Yadika
Sumber: Liputan6.com
Baca juga:
Siap IPO, Lion Air Lakukan Mini Expose Pekan Depan
BEI: Ada 31 Calon Emiten Baru Hingga Akhir 2019
Induk Usaha Rumah.com Bakal Melantai di Bursa Saham Australia
Minim Sentimen, IHSG Diramalkan Akan Tertekan
KEIN soal IHSG Rontok: Tak Selamanya Menggambarkan Fundamental Kita
BEI Bocorkan Perusahaan Besar Sektor Konsumer Bakal Melantai di Bursa Saham