Hingga 2020, BI dirikan 1.000 perpustakaan mini
Deputi Gubernur Senior BI, Mirza Adityaswara mengatakan program BI Corner merupakan perpustakaan mini yang menyediakan sekitar 200 jenis buku ekonomi seperti bisnis, perbankan, managemen ekonomi Islam, perbankan syariah, hukum perbankan, pepajakan, ensiklopedia dan lain sebagainya.
Bank Indonesia (BI) terus menjaring generasi muda untuk memberikan edukasi mengenai ekonomi dan perbankan, termasuk kebanksentralan. Hal ini ditandai dengan mulai berdirinya pembangunan BI Corner pada 2015 lalu.
Deputi Gubernur Senior BI, Mirza Adityaswara mengatakan program BI Corner merupakan perpustakaan mini yang menyediakan sekitar 200 jenis buku ekonomi seperti bisnis, perbankan, managemen ekonomi Islam, perbankan syariah, hukum perbankan, pepajakan, ensiklopedia dan lain sebagainya.
"BI Corner baru didirikan dua tahun, tahun lalu ada 106 BI Corner, tahun ini dirikan 102 akan menjadi 150 BI Corner hingga akhir tahun. Sehingga 2020 ditargetkan 1.000 BI Corner," ujar Mirza di kantornya, Jakarta, Senin (24/10).
Mirza mengatakan, BI Corner bukan hanya menyediakan sejumlah buku untuk dibaca mahasiswa, fasilitas BI Corner yang dibangun di perpustakaan pun akan dilengkapi dengan fasilitas lainnya seperti komputer dan televisi (audio visual) untuk menunjang informasi dan memberikan kenyamanan bagi mahasiswa.
"Dalam BI Corner ada visual dan buku-buku standar tentang Bank Indonesia dan Perbankan. Ada juga buku teori moneter yang diharap bisa memberikan edukasi mahasiswa maupun masyarakat," katanya.
Melalui kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) bertajuk Program Sosial Indonesia Cerdas, keberadaan BI Corner menjadi salah satu andalan kegiatan sosial Bank Sentral yang bertugas menjaga stabilitas ekonomi bangsa.
Baca juga:
BI berikan 3.040 beasiswa mulai dari PAUD hingga universitas
BI sebut pariwisata RI bisa jadi sumber baru pendanaan masyarakat
BI: Ada dana perbankan Rp 350 T bisa digunakan bangun ekonomi RI
BI akan terbitkan aturan anyar soal surat utang korporasi
BI sebut pembangunan Indonesia tak berjalan tanpa utang asing
BI: Pasar keuangan Tanah Air masih dangkal
BI pantau dampak pemilu AS ke perekonomian Indonesia