Himpun dana nasabah, BTN sebar undian senilai Rp 16,3 M
Hadiahnya akan diundi serentak di empat kota.
PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) menyiapkan hadiah dengan total mencapai Rp 16,3 miliar untuk program undian reguler Serba Untung (SERBU) dari produk Tabungan Batara Bank BTN. Pengundian hadiah tersebut dilakukan serentak di empat kota yaitu Bekasi, Surabaya, Pekanbaru dan Makassar.
"Ini merupakan komitmen sekaligus apresiasi kepada para nasabah yang selama ini setia, menggunakan produk kami dalam setiap transaksi untuk memenuhi kebutuhan nasabah," ujar Direktur Bank BTN, Mansyur S Nasution di Jakarta, Jumat (13/5).
Mansyur menegaskan, pengundian tersebut merupakan kelanjutan dari program undian yang sudah ada sebelumnya, yaitu undian Homebastis. Program ini, selain memberikan apresiasi kepada nasabah tabungan BTN Batara, juga merupakan salah satu upaya perseroan meningkatkan penghimpunan dana ritel.
""Penghimpunan dana retail berbiaya murah merupakan salah satu program kerja utama. Kami sangat serius memperbaiki komposisi pendanaan korporasi untuk mendukung pembiayaan perumahan yang menjadi inti bisnis Bank BTN," jelas dia.
Adapun dalam program undian reguler ini perseroan telah menyiapkan hadiah sebanyak 1.139 buah yang terdiri mobil, sepeda motor dan barang-barang elektronik. Selain itu, banyak kemudahan dan sangat besar peluang bagi nasabah untuk mendapatkan hadiah dengan program tersebut.
"Setelah undian reguler kami akan mengundi hadiah Grand Prize untuk memperebutkan tujuh buah mobil mewah. Nanti 21 Mei 2016 kami jadwalkan untuk mengundi program undian Grandprize," tegas Mansyur.
Untuk mengikuti undian grandprize posisi saldo pada akhir periode minimal Rp 25 juta.
Baca juga:
Mulai 15 Mei 2016, LPS turunkan tingkat bunga penjaminan 25 bps
BI nilai industri keuangan syariah masih kekurangan SDM berkualitas
3CSN sediakan teknologi nirkabel untuk bank-bank di Indonesia
HSBC proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia semester II 5 persen
LPS gandeng BPKP tingkatkan kualitas audit keuangan & investigatif
OJK beri rekomendasi 35 lembaga keuangan penyalur KUR