Heboh BBM Pertalite Tercampur Air di SPBU Klaten, Pertamina Beri Penjelasan
Eduward memastikan Pertamina serius menindaklanjuti persoalan BBM Pertalite tercampur air di SPBU Klaten.
PT Pertamina (Persero) buka suara soal temuan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite tercampur air di SPBU 44.574.29 Trucuk, Klaten, Jawa Tengah yang menghebohkan masyarakat.
Direktur Rekayasa & Infrastruktur Darat Pertamina, Eduward Adolof Kawi mengatakan, pihaknya telah menjatuhkan sanksi pidana kepada petugas SPBU dan oknum awak mobil tangki (AMT) yang melakukan distribusi Pertalite ke SPBU tersebut.
"Menjawab kasus yang di Klaten, jadi memang sudah dikenakan sanksi ya, baik di SBPU-nya maupun di awal mobil tanki-nya. Kemudian juga proses pidana kepada APH (aparat penegak hukum)," kata Eduward dalam acara Penutupan Posko Nasional Sektor ESDM Periode Ramadan dan Idul Fitri 2025 di Kantor BPH Migas, Jakarta, Jumat (11/4).
Eduward memastikan Pertamina serius menindaklanjuti persoalan BBM Pertalite tercampur air di SPBU Klaten.
"Jadi kami sangat serius terhadap kasus yang pencampuran minyak air," tandasnya.
Kronologi Kasus
Sebelumya, media sosial dihebohkan dengan temuan BBM Pertalite tercampur air di SPBU Trucuk, Klaten. Pertamina Patra Niaga langsung melakukan investigasi internal pada pihak SPBU dan oknum awak mobil tangki (AMT) yang melakukan distribusi produk Pertalite ke SPBU tersebut. Dan hasilnya memang ditemukan adanya pelanggaran.
Berdasarkan hasil investigasi internal, PT Pertamina menemukan terjadinya pelanggaran yang dilakukan oleh 2 orang awak mobil tangki (AMT).
Selain memecat kedua oknum, pihaknya juga menonaktifkan petugas SPBU yang terlibat. Selanjutnya, Pertamina Patra Niaga menyerahkan kedua oknum AMT dan oknum petugas SPBU kepada Polres Klaten untuk proses hukum lebih lanjut dan mendukung proses hukum yang dilakukan Polres.
Saat ini Pertamina juga telah melakukan pemberhentian operasional (pembekuan) SPBU 44.574.29 Trucuk Klaten sampai batas waktu yang tidak ditentukan hingga proses investigasi secara menyeluruh selesai.