LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Hasil RUPSLB: PT PP Presisi Rombak Susunan Pengurus Perusahaan

Komisaris Utama, Yul Ari Pramuraharjo memaparkan, PP Presisi telah mengantongi kontrak baru sebesar Rp3,5 triliun hingga Agustus 2021.

2021-09-23 14:15:00
BUMN
Advertisement

PT PP Presisi Tbk hari ini menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Tahun 2021. Rapat digelar di bawah protokol kesehatan yang ketat & prosedur pencegahan penularan Covid-19.

RUPSLB yang dipimpin oleh Yul Ari Pramuraharjo, selaku Komisaris Utama ini menyetujui beberapa agenda. Pertama yaitu memberhentikan dengan hormat Muhammad Toha Fauzi sebagai Komisaris sehubungan dengan penunjukan beliau sebagai Direktur Operasi I PT Brantas Abipraya (Persero).

Sehingga susunan Dewan Komisaris dan Direksi terhitung sejak ditutupnya RUPSLB ini, untuk masa jabatan 5 tahun, sebagai berikut:

Advertisement

Dewan Komisaris

Komisaris Utama: Yul Ari Pramuraharjo

Komisaris: Sumardi

Advertisement

Komisaris Independen: Indra Jaya Rajagukguk

Direksi

Direktur Utama: Rully Noviandar

Direktur: Benny Pidakso

Direktur: M. Wira Zukhrial

Direktur: Muhammad Darwis Hamzah

Kantongi Kontrak Baru

Komisaris Utama, Yul Ari Pramuraharjo memaparkan, PP Presisi telah mengantongi kontrak baru sebesar Rp3,5 triliun hingga Agustus 2021.

"Meningkat sebesar 103 persen secara tahunan dari Rp1,7 triliun pada periode yang sama tahun lalu. Di mana, 32 persen merupakan kontrak jasa pertambangan," kata dia dikutip dari Antara di Jakarta, Rabu (22/9).

Dia menjelaskan, perolehan kontrak baru dari jasa pertambangan merupakan prestasi PPRE yang akan menjadikan lini bisnis jasa pertambangan sebagai sumber recurring income. Sekaligus sebagai mitigasi risiko bisnis sektor konstruksi.

Baca juga:
PLN Gandeng Jasindo Asuransikan Aset Senilai USD 25 Miliar
Wamen BUMN: Holding Ultra Mikro Miliki Data yang Lebih Baik untuk Penyaluran Bansos
Berantas Pinjol Ilegal, Holding Ultra Mikro Bakal Miliki Produk Kredit Harian
Pemerintah Kaji Pegadaian Menjadi Bank Bullion, Pertama di Indonesia
Erick Thohir Sebut PMN ITDC untuk Persiapan ASEAN Summit 2023
Kawasan Industri Jadi Andalan Amarta Karya Genjot Kinerja Bisnis
Mengupas Kekuatan BUMN Pangan Pasca Penggabungan

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.