LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Harga Minyak Dunia Tergelincir Akibat Permintaan Bensin Menurun

Harga minyak dunia turun 4 persen pada awal perdagangan Kamis (22/10). Menurunnya permintaan bahan bakar AS disebabkan kasus virus Covid-19 yang melonjak di Amerika Utara dan Eropa.

2020-10-22 11:10:05
harga minyak dunia
Advertisement

Harga minyak dunia turun 4 persen pada awal perdagangan Kamis (22/10). Menurunnya permintaan bahan bakar AS disebabkan kasus virus Covid-19 yang melonjak di Amerika Utara dan Eropa.

Dilansir dari CNBC, Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS turun 27 sen, atau 0,7 persen menjadi USD 39,76 per barel pada 0127 GMT. Minyak mentah berjangka Brent turun 21 sen, atau 0,5 persen menjadi USD 41,52 per barel setelah meluncur 3,3 persen pada hari Rabu.

Penurunan harga minyak terjadi setelah persediaan minyak mentah turun 1 juta barel dalam sepekan hingga 16 Oktober menjadi 488,1 juta barel. Namun saat stok bensin naik, terjadi melemahnya permintaan bahan bakar.

Advertisement

Produk bensin yang dipasok keseluruhan tetap turun 13 persen pada tahun ini atau menurun selama empat minggu terakhir jika dibandingkan dengan periode tahun lalu.

"Laporan EIA terbaru menunjukkan peningkatan tak terduga dalam persediaan bensin, yang datang bersamaan dengan penurunan produksi bensin karena pemadaman kilang akibat Badai Delta. Jadi implikasinya adalah permintaan bensin cukup lemah," kata Lachlan Shaw, kepala penelitian komoditas di National Australia Bank.

Dengan infeksi Covid-19 mencapai rekor di beberapa negara bagian AS dan di Eropa, penguncian wilayah pun diberlakukan di berbagai negara dan itu pertanda buruk bagi permintaan bahan bakar.

Advertisement

"Kebangkitan kasus virus corona membuat pengendara AS semakin mengerem. Ini membuat negosiasi tentang paket stimulus AS menjadi lebih penting," kata Riset ANZ dalam sebuah catatan.

Shaw dari NAB mengatakan bahkan jika paket bantuan Covid-19 disetujui, kemungkinan akan memberi harga minyak hanya kenaikan sementara. "Ini mungkin meningkatkan nada permintaan selama satu atau dua minggu, tetapi dengan penyebaran virus corona yang semakin cepat ada hambatan di sana," katanya.

Reporter Magang : Brigitta Belia

Baca juga:
Harga Minyak Dunia Turun Setelah Data Ekonomi China Mengecewakan
Harga Minyak Internasional Jatuh Usai Kekhawatiran Gelombang Kedua Corona di Dunia
OPEC Prediksi Permintaan Minyak Dunia Baru Stabil di 2030
Harga Minyak Dunia Melonjak Akibat Badai Delta
Harga Minyak Dunia Turun Dipicu Kenaikan Stok dan Kebuntuan Stimulus AS
Harga Minyak Mentah Indonesia di September Turun Dipicu Sebaran Virus Corona

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.