Harga minyak dunia naik usai ladang minyak Libya ditutup
Harga minyak dunia kembali naik pada Senin (Selasa pagi WIB). Hal ini disebabkan adanya penutupan salah satu ladang minyak utama Libya. Selain itu, tindakan AS menyerang pangkalan militer Suriah baru-baru ini menimbulkan kekhawatiran bahwa konflik bisa meluas di Timur Tengah dan mempengaruhi produksi minyak global.
Harga minyak dunia kembali naik pada Senin (Selasa pagi WIB). Hal ini disebabkan adanya penutupan salah satu ladang minyak utama Libya.
Seperti dikutip Antara, ladang minyak Sharara Libya ditutup pada Minggu (9/4) setelah sebuah kelompok memblokir jaringan pipa yang menghubungkan ladang tersebut ke terminal minyak.
Selain itu, para analis mengatakan tindakan AS menyerang pangkalan militer Suriah baru-baru ini menimbulkan kekhawatiran bahwa konflik bisa meluas di Timur Tengah dan mempengaruhi produksi minyak global.
Patokan AS, minyak mentah light sweet atau West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Mei, bertambah USD 0,84 menjadi menetap di USD 53,08 per barel di New York Mercantile Exchange.
Sementara itu, patokan Eropa, minyak mentah Brent untuk pengiriman Juni naik USD 0,74 menjadi ditutup pada USD 55,98 per barel di London ICE Futures Exchange.
Baca juga:
Staff Khusus Menteri ESDM: Pemerintah berpedoman pada UU dan PP
Menengok putusan Jonan usai izinkan Freeport ekspor konsentrat
ESDM: Tiga opsi IUPK tak bisa ditawar Freeport
Menko Luhut harap divestasi 51 persen saham Freeport selesai di 2021
Izin ekspor Freeport akan dievaluasi tiap 6 bulan
Freeport sudah hentikan PHK karyawan sejak Maret
Freeport tak jadi bawa kisruh kontrak ke Arbitrase