Gubernur Sulteng Tekankan Pentingnya Sinergi Pengawasan Ilegal Fishing untuk Jaga Kedaulatan Laut
Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid meminta pengawalan khusus terkait pengawasan ilegal fishing di perairan Sulawesi Tengah, demi menjaga kedaulatan laut dan mendukung pembangunan daerah.
Palu, 21 Januari – Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng), Anwar Hafid, menegaskan pentingnya sinergi yang kuat dalam mengawasi aktivitas penangkapan ikan ilegal atau illegal fishing di wilayah perairan Sulawesi Tengah. Penekanan ini disampaikan usai menghadiri upacara serah terima jabatan Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Palu.
Anwar Hafid menyatakan apresiasinya atas kerja sama yang telah terjalin maksimal antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), dan Lanal Palu. Sinergi ini dinilai krusial untuk menjaga keamanan serta stabilitas wilayah laut.
Kepemimpinan baru Komandan Lanal Palu, Letnan Kolonel (Letkol) Marinir M. Ali Wardhana, diharapkan dapat melanjutkan dan memperkuat upaya pengawasan. Hal ini penting mengingat posisi geografis Sulteng yang strategis dan potensi kelautan yang melimpah.
Sinergi Kuat Jaga Perairan Sulawesi Tengah
Gubernur Anwar Hafid secara khusus meminta pengawalan berkelanjutan terkait isu illegal fishing di perairan Sulawesi Tengah. Ia merasa bersyukur karena pengawasan terhadap praktik penangkapan ikan ilegal selama ini telah berjalan dengan cukup maksimal.
Apresiasi tinggi disampaikan kepada seluruh pihak yang terlibat, termasuk Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, Forkopimda, dan Lanal Palu. Kolaborasi ini menjadi kunci utama dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah maritim.
Sinergi yang solid antarlembaga ini mencerminkan komitmen bersama untuk melindungi sumber daya kelautan. Langkah ini sangat vital bagi keberlanjutan ekosistem laut dan kesejahteraan masyarakat pesisir di Sulteng.
Perkuat Pengawasan dengan Posal dan Peran TNI AL
Untuk mengoptimalkan pengawasan wilayah laut, Gubernur Anwar Hafid berharap rencana pembangunan pos-pos TNI Angkatan Laut (Posal) dapat segera direalisasikan. Ia meyakini, dengan hadirnya Komandan Lanal Palu yang baru, proyek strategis ini akan dapat dilanjutkan.
TNI Angkatan Laut memiliki peran vital sebagai mitra strategis dalam menjaga kedaulatan wilayah laut Indonesia. Keberadaan mereka sangat mendukung pembangunan daerah, terutama di provinsi dengan potensi kelautan yang besar seperti Sulawesi Tengah.
Peran TNI AL tidak hanya terbatas pada aspek pertahanan, tetapi juga mencakup penegakan hukum di laut, menjaga ketertiban sosial, dan memberikan perlindungan kepada masyarakat pesisir. Ini menunjukkan fungsi multidimensional TNI AL dalam mendukung stabilitas regional.
Keamanan Laut Fondasi Pembangunan Daerah
Anwar Hafid menegaskan bahwa keamanan dan stabilitas wilayah laut merupakan fondasi utama bagi kelancaran pembangunan daerah. Kondisi laut yang aman sangat mendukung berbagai aktivitas ekonomi, khususnya di sektor perikanan yang menjadi tulang punggung perekonomian lokal.
Selain itu, stabilitas maritim juga esensial untuk mendukung perkembangan kawasan industri yang terus tumbuh di Sulawesi Tengah. Investasi dan operasional industri sangat bergantung pada jalur laut yang aman dan terkendali.
Dengan kepemimpinan Danlanal Palu yang baru, Gubernur berharap kerja sama dengan pemerintah daerah dan masyarakat semakin erat. Kolaborasi ini diharapkan dapat terus menjaga keamanan laut sekaligus mendorong pembangunan daerah yang berkelanjutan dan berdaya saing.
Sumber: AntaraNews