LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Genjot konsumsi protein, Susi minta peyek kacang diganti ikan

KKP telah melakukan kerja sama dengan Kementerian Perindustrian untuk pengembangan produk tepung ikan.

2015-11-22 10:55:52
Susi Pudjiastuti
Advertisement

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menghadiri acara puncak Peringatan Hari Ikan Nasional, hari ini. Acara tersebut digelar di Parkir Timur Senayan, Jakarta.

Dalam sambutannya, Susi mengatakan KKP telah melakukan kerja sama dengan Kementerian Perindustrian untuk pengembangan produk tepung ikan. Tepung tersebut dinilai dapat meningkatkan asupan protein dari ikan, khususnya bagi anak-anak Indonesia.

"Tepung ikan untuk disuplemenkan kepada tepung biasa, supaya anak-anak kita tidak hanya makan bervitamin tapi juga makan berprotein," kata Susi, Minggu (22/11).

Advertisement

Produk tersebut, kata dia, bakal terus dikembangkan sebagai penunjang program ketahanan pangan Indonesia. Susi menegaskan, pola makan anak-anak Indonesia harus diubah.

"Makan tidak boleh asal makan, peyek kacang harus diganti sebagian dengan peyek ikan dan peyek udang," imbuh Susi.

Di sisi lain, lanjut Susi, peningkatan penggunaan hasil laut juga bisa digunakan untuk produk-produk kecantikan. Dia pun berencana membuka fasilitas perawatan kecantikan dengan menggunakan produk-produk hasil laut di Kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Advertisement

"Saya akan bikin spa di kantor KKP buat ibu-ibu. Produknya marine spa. Yang jadi modelnya saya dan Ibu Mufida (Istri Wakil Presiden Jusuf Kalla) tapi jadi model pemerintah tidak dibayar," ujar Susi seraya tertawa.

Dalam acara tersebut, hadir pula Istri Wakil Presiden Jusuf Kalla Mufida Kalla dan Menteri Perindustrian Saleh Husin.

Baca juga:
Ke Interpol, Menteri Susi usul regulasi kejahatan perikanan global
KKP bakal hitung ulang tarif pungutan hasil tangkap nelayan
Hingga kuartal III-2015, KKP catat tangkapan ikan capai Rp 91 T
Menteri Susi tuntut ekspatriat AS minta maaf karena hina Indonesia
Susi: Reklamasi pantai boleh, asal dampaknya sudah diantisipasi

(mdk/sau)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.