Garuda Indonesia bakal jual tiket secara online tahun depan
Selama ini website milik Garuda Indonesia dan Citilink hanya melakukan transaksi dan reservasi.
PT Garuda Indonesia Tbk berencana untuk membuka toko penjualan atau mall online dengan konsep perdagangan elektronik (e-commerce) pada 2016. Nantinya, mall tersebut akan menjadi ruang bisnis untuk meningkatkan penjualan berbagai produk-produknya.
Direktur Utama PT Garuda Indonesia, Arif Wibowo mengatakan selama ini website milik Garuda Indonesia dan Citilink hanya melakukan transaksi dan reservasi. Sehingga, hal itu belum merambah ke seluruh kalangan dari pelanggan.
"Mall itu seperti tempat orang berjualan dan tempat untuk orang untuk cari barang yang dituju. Seperti e-commerce yang lain, mereka desain sebagai mall, tidak hanya jualan tiket, tapi juga jualan hotel dan sebagainya. Itu yang kita bangun sebagai basis kita," kata Arif dalam seminar Reshaping Sharpening, & BUMN Outlook 2016 di Hotel Borobudur, Jakarta, Kamis (17/12).
Dia menjelaskan, PT Garuda Indonesia akan mengajak anak perusahaannya untuk bergabung. Bukan hanya itu, dia juga berencana untuk mengundang para pengusaha ritel agar bisnis online tersebut bisa semakin kuat.
"Yang namanya aerofood, namanya in flight food, kita bisa masuk ke situ, bisa tiket, hotel, dan basis transportasi. Tingkat persaingan ke depan harus disubsidi atau cross subsidy dengan bisnis-bisnis lain," kata Arif.
Dengan demikian, Garuda Indonesia akan memperkuat sistem IT pada 2016. Sehingga diharapkan on time performance (OTP) bisa naik sebanyak 40 persen.
"Di 2016 nanti, Garuda akan bangun IT yang kokoh. Ini kan OTP 86,3 persen itu real time. Isian kita 87 persen. Flight-nya 608 kali," pungkas dia.
Baca juga:
23 pesawat pesanan Garuda Indonesia tiba Januari 2016
Kemenhub belum terima pengajuan komersialisasi Bandara Pondok Cabe
AirAsia Indonesia resmi jadi low cost airline internasional terdepan
Kini penumpang pesawat dilarang bercanda soal bom
Kopilot salah paham, teknisi pesawat tewas tersedot mesin jet