Kopilot salah paham, teknisi pesawat tewas tersedot mesin jet
Merdeka.com - Insiden mengerikan terjadi Bandar Udara Internasional Mumbai, India, ketika seorang teknisi pesawat Air India tewas tersedot mesin jet Airbus. Mesin pesawat nomor AI 619 tujuan Hyderabad itu secara terburu-buru dinyalakan oleh kopilot karena keliru memahami sinyal petugas darat bandara.
Channel News Asia melaporkan, Kamis (17/12), insiden yang terjadi kemarin itu terjadi ketika teknisi bernama Ravi Subramanian sedang berada di dekat mesin. Entah bagaimana, petugas darat melambaikan tanda, yang oleh kopilot di ruang kemudi dinyatakan sebagai sinyal menyalakan pesawat lalu mundur dari hanggar.
Akibatnya, Ravi tersedot ke dalam mesin dan tewas seketika. "Manajemen merasa sangat sedih mendengar kabar tragis itu," kata Direktur Operasional Air India, Ashwani Lohani.
Melalui keterangan tertulis, Air India berjanji menyelidiki penyebab kecelakaan kerja ini. "Duka cita kami sampaikan kepada keluarga korban yang ditinggalkan."
Insiden ini mencoreng citra Air India yang sejak 2007 mengalami kerugian. Maskapai pelat merah India itu sering mengalami masalah. Pada April lalu, dua pilot Air India dipecat karena berkelahi di kokpit pesawat, beberapa saat setelah lepas landas.
(mdk/ard)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya