LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Gara-Gara Ini, Masa Depan Volkswagen Terancam

Volkswagen mengklaim bahwa kelangsungan hidup jangka panjangnya terancam.

Minggu, 01 Des 2024 11:05:26
berita update
Volkswagen has rejected a proposal from labor representatives that they said could avert layoffs and factory closures. VW said it wouldn't have delivered the advertised savings. Strikes loom in the brewing labor dispute. (© 2024 merdeka.com)
Advertisement

Volkswagen Menyatakan Penolakan Proposal IG Metall

Serikat pekerja IG Metall dan dewan pekerja perusahaan, menolak pemotongan gaji yang dilakukan Volkswagen. Perusahaan juga bergeming atas ancaman yang diberikan terkait penolakan tersebut.

"Meskipun mungkin ada efek positif dalam jangka pendek, tindakan tersebut tidak akan memberikan bantuan finansial yang berkelanjutan untuk perusahaan dalam beberapa tahun ke depan," kata VW dalam sebuah pernyataan.

Perusahaan otomotif asal Jerman ini terjebak dalam negosiasi sulit mengenai upah dengan serikat pekerja. VW meminta pekerja untuk menerima pemotongan gaji, dengan alasan bahwa gaji mereka lebih tinggi dibandingkan dengan standar sektor.

Selain itu, VW juga memperingatkan kemungkinan penutupan pabrik dan pemecatan jika tidak ada kesepakatan yang dicapai.

Advertisement

Mengapa Volkswagen Memerlukan Pemotongan Biaya?

Volkswagen mengklaim bahwa kelangsungan hidup jangka panjangnya terancam jika tidak mengambil langkah untuk menyesuaikan biaya dan kapasitas produksi.

Penjualan mobil baru di Eropa dan tempat lain telah mengalami penurunan sejak pandemi Covid-19 dan diperkirakan tidak akan kembali ke level sebelumnya.

Advertisement

Menurut asosiasi produsen ACEA, lebih dari 13 juta mobil terjual di Uni Eropa pada tahun 2019, namun pada tahun 2023, angka tersebut turun menjadi 10,5 juta, dengan proyeksi penurunan lebih lanjut tahun ini.

Dalam upaya untuk melindungi diri dari persaingan yang semakin ketat dari negara-negara seperti China, VW menegaskan perlunya restrukturisasi dan pengurangan kapasitas produksi.

Perusahaan juga menyatakan bahwa mereka tidak dapat lagi membayar karyawan mereka di atas standar sektor otomotif Jerman, seperti yang mereka lakukan sebelumnya untuk menarik staf terbaik ke markas mereka di Wolfsburg.

Proposal Serikat Pekerja dan Tanggapan Volkswagen

Serikat pekerja IG Metall telah mengajukan proposal yang meminta agar staf dan manajemen setuju untuk membekukan gaji dan mengabaikan bonus pada tahun 2025 dan 2026.

Sebagai imbalannya, mereka meminta jaminan untuk mempertahankan jumlah pekerjaan dan tidak menutup fasilitas.

Proposal ini juga mencakup negosiasi mengenai kenaikan gaji, dengan dana yang dihasilkan digunakan untuk kompensasi bagi mereka yang menghadapi pemecatan.

Namun, VW menegaskan bahwa penghematan yang berkelanjutan sebesar €1,5 miliar (USD1,58 miliar) tidak dapat dipastikan bahkan setelah analisis mendalam.

Hal ini menunjukkan keraguan perusahaan terhadap klaim penghematan yang diajukan oleh IG Metall dan dewan pekerja.

Potensi Pemogokan oleh Serikat Pekerja

Seiring dengan berlanjutnya negosiasi tanpa kesepakatan, ruang lingkup serikat pekerja untuk melakukan pemogokan semakin meningkat.

Menurut laporan dari kantor berita Reuters, dokumen IG Metall yang diperoleh menunjukkan bahwa anggota serikat pekerja telah memberikan suara mendukung pemogokan jika dianggap perlu, dengan kemungkinan pelaksanaan pada bulan Desember.

"Pemogokan mungkin dan juga diperlukan mulai awal Desember," kata IG Metall dalam siaran persnya, menambahkan bahwa kesepakatan untuk tidak melakukan aksi mogok akan berakhir pada hari Sabtu.

IG Metall juga mencatat bahwa mereka telah mengambil langkah besar menuju manajemen Volkswagen dalam negosiasi, dengan menyatakan bahwa Volkswagen belum menjelaskan konsesi apa yang bersedia mereka buat.

Advertisement

Hal ini menunjukkan ketidakpastian yang ada dalam proses negosiasi antara kedua belah pihak.

Berita Terbaru
  • Telkom Rilis Agentic AI by BigBox, Perkuat Otomasi Cerdas untuk Industri Nasional
  • Purbaya Buka Peluang Insentif Pasar Modal, Ini Syaratnya
  • Nadiem Makarim Sakit, Hakim Tunda Sidang Chromebook Meski Ahli Sudah Siap
  • Purbaya Santai Hadapi Isu Negatif, Klaim Ekonomi RI Tumbuh 5 Persen
  • Menteri PKP Gandeng TAPERA & Billy Mambrasar Latih 100 Pemuda Asli Papua, Dukung Program Rumah Subsidi
  • berita update
  • serikat pekerja
  • volkswagen beetle
Artikel ini ditulis oleh
Editor Yunita Amalia
Y
Reporter Yunita Amalia
Disclaimer

Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

Advertisement
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.