Fokus Baru Industri E-Commerce 2026: Strategi Adaptasi di Tengah Pertumbuhan Digital
Perkembangan industri juga dipengaruhi berbagai faktor eksternal, seperti dinamika ekonomi global dan domestik serta perubahan perilaku konsumen.
Laporan e-Conomy SEA 2025 yang dirilis oleh Google, Temasek, dan Bain & Company memproyeksikan nilai ekonomi digital Indonesia dapat mencapai Gross Merchandise Value (GMV) sebesar USD180 hingga 340 miliar pada 2030. Sektor e-commerce diperkirakan tetap menjadi kontributor utama dalam pertumbuhan tersebut.
Sejalan dengan proyeksi ini, data internal SIRCLO menunjukkan peningkatan aktivitas belanja di kanal digital, dengan volume pesanan yang tercatat tumbuh lebih dari dua kali lipat sepanjang 2025. Meski demikian, perkembangan industri juga dipengaruhi berbagai faktor eksternal, seperti dinamika ekonomi global dan domestik serta perubahan perilaku konsumen yang semakin terarah ke platform digital.
Dalam konteks tersebut, SIRCLO melakukan penajaman fokus bisnis guna menyesuaikan peran dan kontribusinya terhadap kebutuhan brand berskala enterprise di tengah lanskap industri yang semakin kompleks.
Founder dan Chief Executive Officer SIRCLO, Brian Marshal, menyampaikan bahwa kemampuan memahami pergerakan pasar serta menentukan fokus yang tepat menjadi faktor penting dalam menjaga pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan. Memasuki tahun 2026, SIRCLO memusatkan pengembangan kapabilitas pada solusi yang dinilai relevan bagi kebutuhan brand, termasuk dalam menjangkau segmen konsumen baru serta mengikuti perkembangan pola interaksi dalam aktivitas jual-beli online.
Penyesuaian Strategi
Dalam mendukung pertumbuhan brand secara lebih terintegrasi, SIRCLO mengarahkan kapabilitasnya pada berbagai solusi yang tidak hanya berfokus pada kehadiran di kanal digital, tetapi juga mencakup pengelolaan operasional, perluasan pasar, penguatan strategi pemasaran, serta pemanfaatan data untuk pengambilan keputusan.
Melalui SIRCLO Commerce sebagai solusi end-to-end e-commerce enablement, perusahaan mengintegrasikan sejumlah fungsi utama, seperti pengelolaan akun, strategi pemasaran, analisis data, produksi konten, layanan pelanggan, hingga pengelolaan gudang dan pemenuhan pesanan.
Kolaborasi
Penerapan strategi ini tercermin dalam kolaborasi dengan sejumlah klien, termasuk Natasha Skincare dan Kalbe Nutritionals. Natasha Skincare memanfaatkan layanan untuk mengelola operasional penjualan digital secara lebih terintegrasi di berbagai marketplace, sekaligus memastikan proses pemenuhan pesanan berjalan dengan baik. Pada kuartal I 2026, perusahaan ini mencatat peningkatan jumlah pesanan hampir tiga kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Sementara itu, Kalbe Nutritionals menggunakan layanan SIRCLO, termasuk SIRCLO Multi-Origin, untuk memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan efisiensi operasional. Upaya ini turut berkontribusi pada peningkatan jumlah pesanan, khususnya dari wilayah di luar Jabodetabek.