Fakta Mengejutkan Rudal Sejjil Iran, Bisa Bawa Hulu Ledak dan Lintasan Tak Terdeteksi
Sebelumnya, rudal ini telah diuji coba, namun Iran memilih untuk menyimpannya hingga saat yang tepat.
Rudal Sejjil milik Iran menjadi sorotan dunia internasional setelah digunakan dalam serangan nyata pada 18 Juni 2025. Penggunaan rudal ini terjadi dalam gelombang ke-12 Operasi True Promise 3, menandai pertama kalinya Sejjil digunakan dalam konflik berskala besar. Sebelumnya, rudal ini telah diuji coba, namun Iran memilih untuk menyimpannya hingga saat yang tepat.
Rudal Sejjil merupakan rudal balistik jarak menengah (MRBM) yang menggunakan bahan bakar padat. Keunggulan dari bahan bakar padat ini adalah waktu persiapan peluncuran yang lebih singkat dan mobilitas yang lebih tinggi. Hal ini membuat Sejjil lebih sulit dideteksi sebelum diluncurkan, yang sangat penting dalam konteks konflik modern.
Selain itu, Sejjil dirancang untuk bermanuver, sehingga sulit untuk dicegat oleh sistem pertahanan udara musuh. Kemampuan ini, yang dikenal sebagai 'Dancing Missile', membuat prediksi lintasan rudal menjadi lebih sulit, meningkatkan peluangnya untuk mencapai target.
Keunggulan dan Jangkauan Rudal Sejjil
Rudal Sejjil memiliki jangkauan antara 2.000 hingga 2.500 kilometer, cukup untuk menjangkau seluruh wilayah Israel dan sebagian Eropa Tenggara. Jangkauan ini menjadikan Sejjil sebagai ancaman strategis yang signifikan di kawasan tersebut.
Selain jangkauan yang luas, Sejjil juga mampu membawa muatan hingga 700 kilogram. Muatan ini dapat berupa hulu ledak konvensional atau nuklir, yang meningkatkan daya rusak dan ancaman yang ditimbulkan oleh rudal ini secara signifikan.
Penyimpanan dan Reaksi Internasional
Setelah uji coba pada tahun 2008 dan 2009, uji coba rudal Sejjil jarang dilakukan hingga tahun 2025. Hal ini memicu spekulasi mengenai status produksi dan kesiapan operasionalnya. Penggunaan rudal ini pada Juni 2025 menunjukkan bahwa Iran telah menyimpan dan memelihara rudal ini dalam kondisi siap tempur selama bertahun-tahun.
Reaksi internasional terhadap penggunaan rudal Sejjil bervariasi. Beberapa pihak mengutuk penggunaan rudal tersebut, sementara yang lain melihatnya sebagai eskalasi konflik yang signifikan. Peristiwa ini juga meningkatkan kekhawatiran tentang potensi konflik lebih lanjut di Timur Tengah.
Fakta Tambahan tentang Rudal Sejjil
- Rudal Sejjil pertama kali diuji coba pada tahun 2008.
- Memiliki kemampuan manuver yang membuatnya sulit dideteksi.
- Penggunaan Sejjil menunjukkan kesiapan Iran dalam menghadapi konflik.