LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Dua Kapal Pertamina Masih Tertahan Akibat Penutupan Selat Hormuz

Iran menutup Selat Hormuz, sehingga dua kapal PT Pertamina International Shipping, yaitu Pertamina Pride dan Gamnusuro, tidak bisa melanjutkan perjalanan.

Minggu, 19 Apr 2026 19:12:01
pertamina
Dua perahu tradisional berlayar melewati sebuah kapal kontainer besar di Selat Hormuz, Jumat, 19 Mei 2023. (AP/Jon Gambrell) (© 2026 Liputan6.com)
Advertisement

Aksi penutupan Selat Hormuz oleh Iran dalam waktu dekat juga berdampak pada dua kapal milik PT Pertamina International Shipping (PIS), yaitu Pertamina Pride dan Gamsunoro yang saat ini terjebak.

Pjs Corporate Secretary Pertamina International Shipping, Vega Pita, mengungkapkan bahwa pihaknya terus memantau dengan cermat situasi yang sangat dinamis di Selat Hormuz.

"Kedua kapal PIS, yaitu Pertamina Pride dan Gamsunoro saat ini masih berada di Teluk Arab dan belum dapat melintasi Selat Hormuz," ujarnya dalam pernyataan tertulis pada Minggu (19/4).

Vega menambahkan, PIS melakukan koordinasi intensif dengan berbagai pihak terkait, termasuk kementerian dan otoritas berwenang, sambil menyiapkan perencanaan pelayaran (passage plan) yang aman.

Advertisement

"Prioritas utama perusahaan adalah keselamatan seluruh awak kapal, keamanan kapal, serta muatannya. Kami berharap kondisi di jalur tersebut segera membaik dan kondusif agar kapal Pertamina Pride serta Gamsunoro dapat segera melanjutkan pelayaran dengan aman," tuturnya.

Penutupan Selat Hormuz

Sebagaimana diketahui, Iran melalui Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi pada Jumat (17/4/2026) menyatakan bahwa Selat Hormuz sepenuhnya terbuka bagi kapal-kapal komersial selama sisa masa gencatan senjata dengan Amerika Serikat (AS).

Advertisement
Advertisement

Namun, Iran kembali memperketat kendali atas Selat Hormuz hanya beberapa jam setelah menyatakan bahwa jalur strategis tersebut terbuka untuk pelayaran komersial. Keputusan ini diambil setelah meningkatnya ketegangan dengan Amerika Serikat, yang dituduh terus melanggar komitmen melalui blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.

Berita Terbaru
  • Truk Fuso Tabrak Angkot Berisi Pelajar di KBB, Kendaraan Terguling
  • Kubu Nadiem Makarim Bersurat ke MA dan DPR, Protes Keras Jalannya Sidang
  • Investasi Hilirisasi Tembus Rp147,5 Triliun pada Triwulan I 2026, Tumbuh 8,2%
  • Bikin Geleng-Geleng Kepala, Pemukim Israel Serbu Masjid Al-Aqsa Kibarkan Bendera Bintang Daud
  • Dari Sorotan Kasus hingga Mutasi, Eks Kajari Karo Danke Rajagukguk Diperiksa Kejagung
  • berita update
  • konten ai
  • pertamina
  • selat hormuz
Artikel ini ditulis oleh
Editor Muhamad Agil Aliansyah
M
Reporter Maulandy Rizky Bayu Kencana, Septian Deny, Redaksi Merdeka
Disclaimer

Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

Advertisement
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.