LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Dinilai Terlalu Cepat Naikkan Suku Bunga, Bos The Fed Dikabarkan Bakal Dipecat Trump

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menilai bahwa suku bunga the Fed atau The Federal Reserve terlalu cepat dinaikkan. Menurutnya, The Fed terlalu cepat menilai bahwa perekonomian AS sudah sangat baik. Dia turut menambahkan bahwa perusahaan AS adalah yang terhebat di dunia.

2018-12-26 14:13:02
Suku bunga The Fed
Advertisement

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menilai bahwa suku bunga the Fed atau The Federal Reserve terlalu cepat dinaikkan. Menurutnya, The Fed terlalu cepat menilai bahwa perekonomian AS sudah sangat baik.

"Mereka menaikkan suku bunga terlalu cepat karena mereka pikir ekonomi sangat bagus. Tapi saya pikir memang itu akan segera terjadi," kata Trump seperti dilansir dari CNBC, Rabu (26/12).

Dia turut menambahkan bahwa perusahaan AS adalah yang terhebat di dunia. Maka dari itu, investor tidak akan salah jika menanamkan modalnya di AS.

Advertisement

"Saya sangat percaya pada perusahaan kami. Kami memiliki perusahaan, yang terbesar di dunia, dan mereka melakukannya dengan sangat baik. Mereka telah mencetak sejumlah pencapaian. Jadi saya pikir ini adalah kesempatan luar biasa untuk membeli," tambah Trump.

Seperti diketahui, bursa saham AS turun tajam dalam beberapa pekan terakhir di tengah kekhawatiran pertumbuhan ekonomi yang lebih lemah. Ketiga indeks saham utama AS berakhir melemah lebih dari 2 persen pada hari sebelum liburan Natal.

S&P 500 bahkan telah melemah sekitar 19,8 persen dari penutupan tertingginya pada 20 September. Sedikit lebih rendah dari ambang batas 20 persen yang biasanya mendefinisikan pasar sedang bearish.

Advertisement

Trump menyalahkan bos the Fed Jerome Powell atas keguncangan ekonomi ini. Bahkan, laporan-laporan media menyatakan bahwa Trump telah membahas pemecatan Powell, dan dia mengatakan kepada Reuters pada bulan Agustus bahwa dirinya tidak terkesan dengan sang pimpinan.

"Satu-satunya masalah ekonomi kita adalah the Fed."

The Fed menaikkan suku bunga lagi minggu lalu, seperti yang telah banyak diperkirakan. Kali ini, suku bunga the Fed naik sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 2,25 persen-2,5 persen. The Fed diperkirakan akan sedikit menaikkan suku bunga pada 2019 mempertimbangkan volatilitas pasar keuangan dan melambatnya pertumbuhan global.

Baca juga:
BI Prediksi The Fed Naikkan Suku Bunga Hingga 3 Kali di 2019
Menko Darmin Sebut Kenaikan Suku Bunga The Fed Tak Berpengaruh ke Rupiah
Atasi Dampak Kenaikan Suku Bunga The Fed di 2019, Pemerintah Disarankan Lakukan Ini
BI Prediksi Kenaikan Suku Bunga The Fed Melambat di 2019
Meski The Fed Naik, Bank Indonesia Pertahankan Suku Bunga Acuan di 6 Persen
Suku Bunga The Fed Naik, LIPI Proyeksi BI Tahan Suku Bunga Acuan
Suku Bunga The Fed Naik 25 Basis Poin, Kenaikan Ke-4 di 2018

(mdk/bim)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.