Suku Bunga The Fed Naik, LIPI Proyeksi BI Tahan Suku Bunga Acuan
Merdeka.com - The Federal Reserve atau The Fed kembali menaikkan suku bunga acuannya untuk keempat kali tahun ini. Kali ini, suku bunga the Fed naik sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 2,25 persen-2,5 persen.
Kepala Pusat Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Agus Eko Nugroho, mengatakan meski suku bunga the Fed naik, namun Bank Indonesia diprediksi akan menahan suku bunga acuan.
"Saya yakin tidak (menaikkan suku bunga), Bank Indonesia akan menahan suku bunga. Menaikkan suku bunga itu pilihan terakhir jika ada tekanan tinggi," kata Agus saat ditemui di Jakarta, Kamis (20/12).
Agus mengatakan, selama pemerintah dan bank sentral meyakini bahwa fundamental ekonomi Indonesia kuat, maka kebijakan yang lebih tepat adalah adalah mendorong adanya arus modal asing masuk atau capital inflow, bukan justru menaikan bunga acuan.
Di samping itu, untuk mendorong arus modal ke Indonesia, juga diperlukan berbagai insentif dan kebijakan yang menjawab kebutuhan investor. Selain itu, pemerintah tentunya harus konsisten dalam merealisasikan insentif dan kebijakan tersebut.
"Saya lebih kepada insentif kepada investasi sehingga investasi terjadi. Untuk counter pendapatan primer kita," katanya.
Sebagai catatan, sepanjang tahun 2018, BI telah menaikkan suku bunga acuan BI 7-day Reverse Repo Rate sebanyak 175 bps yaitu pada Mei, Juni, Agustus dan November. Saat ini suku bunga acuan BI berada di level 6 persen.
(mdk/bim)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya