Darmin sebut pertumbuhan ekonomi 2017 jadi tantangan pemerintah
Indonesia mampu mencapai pertumbuhan ekonomi sebesar 5,02 persen di tengah pelemahan ekonomi dunia tahun 2016. Apalagi, target pertumbuhan ekonomi tahun ini dipatok 5,2 persen. Hal ini tantangan bagi Indonesia, sebab tidak mudah mencapai hal tersebut mengingat kondisi global yang tidak mendukung.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan, Indonesia mampu mencapai pertumbuhan ekonomi sebesar 5,02 persen di tengah pelemahan ekonomi dunia tahun 2016. Hal ini tantangan bagi Indonesia, sebab tidak mudah mencapai hal tersebut mengingat kondisi global yang tidak mendukung.
"Secara keseluruhan, kita bisa melihat hikmahnya bahwa perbaikan atau jalur perbaikan ini akan sangat menantang. Tapi kalau kita bekerja bersama antara pembuat kebijakan dan para pengusaha, kita bisa berhasil," ujar Darmin di Hotel Fairmont, Jakarta, Rabu (8/2).
Dalam mencapai target pertumbuhan ekonomi tersebut, katanya, pemerintah telah mengambil langkah yang tepat. Hal ini pun turut memberikan dampak pada besarnya arus investasi yang masuk ke Indonesia.
"Saya ingin mengingatkan kita semua bahwa sebelumnya di awal pemerintahan Presiden Jokowi, kita sudah mengambil langkah yang mantap dan menentukan. Terutama dalam mengurangi subsidi BBM dan alokasinya di sektor produktif termasuk sektor infrastruktur dan sosial," jelasnya.
Tahun ini, pertumbuhan ekonomi ditargetkan mencapai 5,2 persen sampai 5,4 persen. Darmin berharap ekonomi Indonesia bisa tercapai tahun ini.
"Kami harap pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini didukung oleh beberapa kebijakan, akan bisa menghasilkan 5,2 sampai 5,4 persen. Industrialisasi hilir dan pelatihan keterampilan bisa membantu tingkatkan ekonomi di atas base line," pungkasnya.
Baca juga:
Produksi minyak AS buat harga minyak dunia anjlok
Harga emas stagnan di posisi Rp 592.000 per gram
Rupiah bergerak melemah ke level Rp 13.333 per USD
Asosiasi: Mutiara RI bernilai tinggi tapi kualitas rendah
5 Komentar lucu Jokowi dan tokoh RI terkait Trump dan kebijakannya
Cadangan devisa akhir Januari 2017 naik menjadi USD 116,9 miliar
Indonesia di ambang krisis gas bumi di 2019