LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Cerita Sri Mulyani bangun perekonomian Indonesia paska krisis 1998

Salah satunya dengan meneruskan langkah Boediono yang saat itu menjadi Menteri Keuangan periode 2001-2004, dan mulai menyusun neraca perdagangan nasional. Seperti diketahui, Sri Mulyani sebelumnya juga pernah menjabat sebagai Menteri Keuangan periode 2005-2009.

2016-11-30 14:48:58
Sri Mulyani Indrawati
Advertisement

Menteri Keuangan Sri Mulyani membeberkan strateginya dalam membangkitkan perekonomian Indonesia pasca krisis keuangan tahun 1998. Salah satunya dengan meneruskan langkah Boediono yang saat itu menjadi Menteri Keuangan periode 2001-2004, dan mulai menyusun neraca perdagangan nasional.

Seperti diketahui, Sri Mulyani sebelumnya juga pernah menjabat sebagai Menteri Keuangan periode 2005-2009.

"Waktu zaman Pak Boediono banyak sekali UU yang merupakan fondasi dari keuangan negara dihasilkan. Meski kami banyak kerja untuk meneruskan (strategi Pak Boediono), tapi kita pertama kali yang menyusun neraca RI. Itu income statement maupun balanced. Jadi mulai dibuat," kata Sri di kantornya, Jakarta, Rabu (30/11).

Advertisement

Dia menjelaskan, pada masa jabatannya, APBN disusun lebih komparatif dengan perhitungannya mengikuti standar internasional. Bahkan, dia menilai bahwa APBN Indonesia dibuat lebih ambisius pasca mengalami krisis keuangan.

Selain itu, pihaknya juga menginginkan agar APBN bisa lebih transparan dalam pembiayaan terhadap Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Sehingga, para pelaku ekonomi bisa melihat bahwa pemerintah bertanggungjawab dalam memajukan BUMN dalam negeri.

"BUMN punya pemerintah. Jadi saat BUMN punya masalah dia selalu datang ke pemerintah. Jadi stakeholder bisa tahu kalau BUMN punya masalah jadi persoalan buat kami," imbuhnya.

Advertisement

Baca juga:
Agar tahan krisis, kebijakan moneter dan fiskal harus seimbang
Cerita Boediono sulitnya kelola APBN pasca krisis 1998
Boediono: Utang Indonesia jangan sampai lebih dari 60 persen
Boediono ingin lembaga pemerintah belajar dari masa lalu
IOI tingkatkan kapasitas SDM dan kembangkan kendaraan pedesaan
KEIN sebut kebijakan BI dorong UMKM jadi backbone ekonomi nasional
Rupiah dibuka menguat tipis ke level Rp 13.518 per USD

(mdk/sau)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.