Bulog Jamin Stok Pangan Aceh Barat Daya Aman Hingga Akhir 2026
Kantor Cabang Bulog Blangpidie memastikan stok pangan Aceh Barat Daya, khususnya beras dan minyak goreng, aman hingga akhir tahun 2026. Kunjungan Komisi IV DPR RI Jamaluddin Idham mengawal ketersediaan dan kualitas pangan.
Kantor Cabang Bulog Blangpidie, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), telah memastikan ketersediaan stok pangan di wilayah tersebut. Stok ini dipastikan cukup dan aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga akhir tahun 2026, khususnya untuk komoditas beras dan minyak goreng.
Pernyataan jaminan ini disampaikan oleh Kepala Perum Bulog Cabang Blangpidie, Nurul Iranda Sari, di Aceh Barat Daya pada Minggu (10/5). Penegasan tersebut dilakukan saat kunjungan kerja Anggota Komisi IV DPR RI, Jamaluddin Idham, ke Kompleks Pergudangan Padang Baru, Kantor Cabang Bulog Blangpidie.
Kunjungan Anggota DPR RI ini bertujuan untuk memverifikasi langsung kondisi ketersediaan pangan di gudang Bulog. Hal ini penting guna memastikan stabilitas pasokan dan harga pangan bagi seluruh warga Aceh Barat Daya.
Ketersediaan Stok Pangan di Gudang Bulog Blangpidie
Nurul Iranda Sari merinci bahwa stok pangan yang tersedia saat ini sangat memadai. Tercatat ada 2.841.689 kg beras PSO dalam negeri yang siap disalurkan.
Selain itu, terdapat 137.436 liter minyak goreng merek Minyakita yang juga siap didistribusikan. Ketersediaan ini diharapkan dapat menjaga stabilitas pasokan di seluruh wilayah Aceh Barat Daya.
Jumlah beras sekitar 2,84 ribu ton ini menunjukkan komitmen Bulog dalam menjaga ketahanan pangan lokal. Angka tersebut mencerminkan kapasitas penyimpanan yang signifikan di Gudang Bulog Blangpidie dan menjadi indikator kesiapan Bulog menghadapi potensi lonjakan permintaan.
Minyak goreng Minyakita yang tersedia juga menjadi bagian penting dari upaya stabilisasi harga. Dengan pasokan yang cukup, diharapkan tidak terjadi kelangkaan atau kenaikan harga yang memberatkan masyarakat, sehingga Bulog terus berupaya memastikan akses pangan yang merata dan terjangkau.
Penekanan Anggota DPR RI terhadap Kualitas dan Penyerapan Gabah Lokal
Anggota Komisi IV DPR RI, Jamaluddin Idham, secara langsung menegaskan tujuan kunjungannya ke Gudang Bulog Blangpidie. Ia menyatakan bahwa kedatangannya adalah untuk memastikan ketersediaan pangan di Aceh Barat Daya benar-benar aman.
Selain ketersediaan, Jamaluddin Idham juga menyoroti pentingnya menjaga standar kualitas beras yang didistribusikan kepada masyarakat. Ia meminta Bulog untuk lebih selektif dalam proses penyerapan beras hasil giling gabah petani dari mitra penggilingan, khususnya untuk program Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) serta bantuan pangan.
"Kita minta Bulog untuk terus menyerap gabah petani lokal dengan tetap memperhatikan hasil giling beras dengan kualitas yang sesuai standar," ujar Jamaluddin Idham. Ia menambahkan bahwa hal ini penting agar program SPHP dan bantuan pangan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dengan kualitas pangan yang layak.
Penekanan pada kualitas dan penyerapan gabah lokal ini menunjukkan perhatian terhadap kesejahteraan petani dan konsumen. Dengan demikian, program pemerintah dapat berjalan efektif dan memberikan dampak positif yang maksimal bagi ketahanan pangan nasional.
Sumber: AntaraNews