LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

BPS Masih Kesulitan Kumpulkan Data Transaksi E-Commerce

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Kecuk Suhariyanto mengakui masih kesulitan dalam mengumpulkan data transaksi jual beli daring alias e-commerce. Katanya, BPS membutuhkan waktu yang lebih panjang untuk mengumpulkan seluruh data transaksi e-commerce.

2018-11-26 14:44:26
BPS
Advertisement

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Kecuk Suhariyanto mengakui masih kesulitan dalam mengumpulkan data transaksi jual beli daring alias e-commerce. Katanya, BPS membutuhkan waktu yang lebih panjang untuk mengumpulkan seluruh data transaksi e-commerce.

"E-commerce kita masih butuh waktu, ya. Agak susah karena memang ini sesuatu yang baru. Tapi kita harapkan pelan-pelan lah ya," kata dia, saat ditemui, di Swiss-Bell Hotel, Jakarta, Senin (26/11).

Sejauh ini, sudah ada beberapa pelaku usaha, terutama pelaku e-commerce skala besar yang memberikan datanya. Namun demikian data tersebut masih belum cukup.

Advertisement

"Sebenarnya teman-teman pelaku e-commerce sudah banyak yang memberikan data. Tapi yang masuk meski pelaku utama tapi menurut kita masih kurang lah ya. Jadi nampaknya saya masih perlu duduk lagi dengan teman-teman pelaku," ujarnya.

"Kalau sekarang paling kita dapat patern-patern besarnya aja, misal, komoditas yang paling banyak dibeli lewat online adalah yang berkaitan dengan fashion, alat kecantikan, alat elektronik, tiket, pemesanan hotel dan sebagainya."

Oleh karena itu, pihaknya masih terus mengajak para pelaku usaha e-commerce untuk menyampaikan data transaksinya. Sebab data-data tersebut penting untuk menyusun peta jalan e-commerce Indonesia.

Advertisement

Baca juga:
Bos BPS Ungkap Penyebab Ketidaksesuain Data Pemerintah Pusat dan Daerah
BPS: Pelayanan Ibadah Haji 2018 Sangat Memuaskan
BPS Minta Data Pangan Diukur Lebih Objektif dan Akurat
Pemerintah Diminta Segera Hentikan Polemik Data Beras
BPS Mencatat Upah Buruh Tani dan Bangunan Naik di Oktober 2018
Indef Soal Defisit Neraca Perdagangan: Kebutuhan Dalam Negeri Kita Tinggi

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.