LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

BPS: Dana desa turunkan ketimpangan pengeluaran penduduk pedesaan

Apabila, alokasi dana tersebut difokuskan untuk pembangunan infrastruktur.

2016-04-18 14:32:26
BPS
Advertisement

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat tingkat ketimpangan pengeluaran pendapatan di pedesaan pada September 2015 yang diukur oleh Gini Ratio sebesar 0,33 persen pada Maret 2015 maupun September 2015. Sebab, tingkat kekayaan antara penduduk lapisan atas dan lapisan bawah tidak terlalu tinggi.

Deputi Kepala BPS Bidang Statistik Sosial, M. Sairi Hasbullah mengatakan penyaluran dana desa diyakini mampu menurunkan tingkat ketimpangan pengeluaran di pedesaan. Apabila, alokasi dana tersebut difokuskan untuk pembangunan infrastruktur.

"Sangat bisa (menurunkan), asal dana desa diperuntukan untuk pembangunan infrastruktur yang melibatkan tenaga kerja yang massif. Akan nurunin Gini Ratio di desa dan meningkatkan pendapatan di desa," ujar Sairi di Gedung BPS, Jakarta, Senin (18/4).

Advertisement

Hal ini dilihat dari faktor menurunnya ketimpangan penduduk di Indonesia, salah satunya kenaikan pengeluaran yang merefleksikan peningkatan pendapatan kelompok penduduk bawah, tak lepas dari upaya pemerintah membangun infrastruktur yang menyerap tenaga kerja penduduk di kelas menengah ke bawah.

Sehingga, tingkat ketimpangan pengeluaran penduduk nasional pada September 2015 yang diukur oleh Gini Ratio sebesar 0,40 persen, menurun 0,01 poin dari Maret 2015 sebesar 0,41 persen.

Seperti diketahui, dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2016, alokasi dana desa tahun anggaran 2016 menurut kabupaten/kota mencapai Rp 47 triliun untuk 74.754 desa di seluruh Indonesia.

Advertisement

Baca juga:
Papua Barat jadi provinsi dengan ketimpangan pengeluaran tertinggi
Ini penyebab gini rasio September Indonesia di posisi 0,4 persen
September 2015, BPS catat gini rasio Indonesia 0,4 persen
Dinsos 2 kali gagal bawa Pak Su 'manusia gerobak' ke panti sosial
Potret Pak Su puluhan tahun tarik gerobak keliling Kota Malang
Cerita Sujono puluhan tahun tarik gerobak keliling Kota Malang
Meratapi korban gusuran Pasar Ikan tetap bertahan di perahu

(mdk/sau)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.