BPJN Pastikan Jalur Lembah Anai Buka 24 Jam Penuh Selama Libur Lebaran 2026
Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat mengumumkan Jalur Lembah Anai di ruas Sicincin-Padang Panjang KM 64 akan dibuka 24 jam penuh saat libur Lebaran 2026, lebih cepat dari target awal. Simak detailnya!
Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat (Sumbar) membawa kabar baik bagi para pemudik yang akan melintasi Jalur Lembah Anai. Ruas Sicincin-Padang Panjang KM 64 dipastikan akan dibuka selama 24 jam penuh untuk kendaraan roda empat. Kebijakan ini berlaku efektif mulai H-10 hingga H+10 Idul Fitri 2026.
Kepala BPJN Sumbar, Elsa Putra Friandi, menyampaikan bahwa keputusan ini merupakan hasil dari percepatan pengerjaan fisik. PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI) telah bekerja keras untuk mengebut perbaikan di lokasi terdampak bencana banjir bandang November 2025. Pembukaan jalur ini bertujuan untuk memastikan kelancaran dan kenyamanan arus mudik Lebaran.
Sebelumnya, pembukaan ruas jalan tersebut ditargetkan mulai H-7 Idul Fitri. Namun, berkat progres signifikan, jadwal dimajukan menjadi H-10. BPJN juga akan menyiagakan alat berat dan posko di sepanjang jalur untuk mengantisipasi potensi longsoran tebing selama periode libur Lebaran.
Percepatan Pembukaan Jalur Lembah Anai untuk Mudik Lebaran
BPJN Sumbar awalnya merencanakan pembukaan ruas jalan Lembah Anai dimulai pada H-7 Idul Fitri. Namun, berkat capaian progres yang signifikan, jadwal tersebut dimajukan menjadi H-10. Keputusan ini menunjukkan komitmen tinggi pemerintah dalam melayani masyarakat, khususnya pemudik.
PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI) berperan vital dalam percepatan pengerjaan fisik di lokasi terdampak. Ruas Sicincin-Padang Panjang KM 64 sempat terputus akibat bencana banjir bandang pada November 2025. Kini, jalur tersebut telah tersambung kembali.
Pembukaan jalur ini akan memberlakukan dua lajur dan dua arah. Namun, perlu diingat bahwa akses ini masih terbatas untuk kendaraan roda empat. Ketentuan lebih lanjut akan mengikuti arahan dari kepolisian dan Dinas Perhubungan setempat.
Progres Pembangunan dan Kesiapan Hadapi Bencana
Progres pekerjaan secara keseluruhan di Jalur Lembah Anai saat ini mencapai sekitar 44 persen. Sementara itu, pengerjaan struktur bore pile telah menunjukkan capaian yang lebih tinggi, yaitu 77 persen.
Sebagai langkah antisipasi selama libur Lebaran, BPJN Sumbar akan menyiagakan tiga alat berat di lokasi. Selain itu, posko-posko juga akan didirikan di sepanjang jalur rawan bencana. Ini untuk memastikan respons cepat jika terjadi insiden seperti longsor.
Beberapa lokasi di Jalur Lembah Anai masih tergolong rawan bencana, terutama potensi longsoran tebing. Kesiapan alat berat sangat krusial untuk segera melakukan pembersihan. Hal ini memastikan jalur tetap aman dan lancar bagi pengguna jalan.
Evaluasi Pasca-Lebaran dan Komitmen Kenyamanan Pengguna Jalan
Pembukaan ruas jalan Lembah Anai secara berkelanjutan 24 jam setelah libur Lebaran akan dievaluasi lebih lanjut oleh BPJN. Evaluasi ini penting mengingat lokasi tersebut termasuk dari lima titik yang memerlukan dukungan alat berat. Titik-titik ini membutuhkan perbaikan pascabencana yang intensif.
BPJN Sumbar terus berupaya maksimal demi kenyamanan pengguna jalan. Tujuannya adalah agar masyarakat di Ranah Minang dapat berkendara dengan aman. Ini berlaku di ruas jalan tersebut hingga ke Jembatan Kembar Margayasa.
Jembatan Kembar Margayasa sendiri berlokasi di batas Kota Padang Panjang. Komitmen ini menunjukkan dedikasi BPJN dalam menyediakan infrastruktur jalan yang handal. Ini penting untuk mendukung mobilitas dan perekonomian daerah.
Sumber: AntaraNews